Analis: Harga emas perlu "terobosan struktural" agar bisa stabil menembus $4.000
Jinse Finance melaporkan bahwa analis Phillip Nova, Priyanka Sachdeva, dalam laporannya menyatakan bahwa agar harga emas dapat stabil di atas level 4.000 dolar AS per ons, kemungkinan diperlukan adanya “terobosan struktural”. Harga emas telah menembus 3.900 dolar AS dan mencatat rekor tertinggi sepanjang masa, serta berpotensi untuk terus menyentuh 4.000 dolar AS. Sachdeva berpendapat bahwa perlambatan ekonomi global, meningkatnya tekanan fiskal, dan kebijakan yang melemah akan terus mendorong permintaan aset safe haven, sehingga menopang tren kenaikan harga emas. Namun, ia juga menekankan bahwa untuk “menembus 4.000 dolar AS secara meyakinkan”, mungkin diperlukan faktor pendorong baru, seperti penurunan ekonomi global yang tajam, keretakan geopolitik yang lebih dalam, atau perubahan kebijakan yang jelas dari Federal Reserve. “Seiring pasar mendekati level tertinggi sepanjang sejarah, investor harus bersiap menghadapi peningkatan volatilitas.” (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Bit Mining menambah Ethereum senilai $68 juta, kini hampir memiliki 6 juta ETH

Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

