Time.fun mengumumkan penutupan platform token kreator dan bertransformasi menjadi aplikasi sosial kripto
Berita dari ChainCatcher,Pendiri Timefun, Kawz, menyatakan bahwa Time.fun mengumumkan akan secara bertahap menutup platform token kreator yang ada saat ini. Ke depannya, platform hanya akan mempertahankan fungsi penarikan dana dan transfer aset, guna menyelesaikan transisi menuju bentuk produk baru. Aplikasi baru ini sepenuhnya akan meninggalkan model token kreator dan beralih membangun platform sosial generasi berikutnya berbasis teknologi kripto. Ia menekankan, meskipun tim masih optimis terhadap potensi jangka panjang token kreator, namun tingkat aktivitas pengguna dan permintaan transaksi di pasar saat ini jelas kurang, sehingga model tersebut sulit menopang perkembangan produk secara berkelanjutan.
Kawz lebih lanjut menyatakan bahwa platform sosial baru akan dirancang dengan fokus pada “identitas on-chain dan insentif sosial”, dengan tujuan agar pengguna dapat secara alami membangun aset dan sistem reputasi on-chain melalui interaksi sosial, bukan bergantung pada penerbitan token yang didorong spekulasi. Produk baru ini telah memasuki tahap uji coba internal, dan dalam beberapa minggu ke depan akan diumumkan pratinjau produk serta rencana undangan pengujian.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

