Lembaga: Jika data backlog AS menunjukkan pendinginan ekonomi, emas berpeluang rebound minggu depan
Jinse Finance melaporkan bahwa Stephen Innes, Managing Partner di SPI Asset Management, menyatakan bahwa setelah pemerintah Amerika Serikat kembali beroperasi, akan dirilis sejumlah data penting yang tertunda, termasuk indikator ketenagakerjaan dan inflasi, di mana pasar memperkirakan data tersebut akan melemah. Data Amerika Serikat yang lebih lemah dapat menekan imbal hasil obligasi pemerintah AS, kembali memicu ekspektasi penurunan suku bunga pada awal 2026, dan memberikan ruang rebound bagi emas yang sebelumnya tertekan oleh kenaikan imbal hasil riil. Koreksi harga emas baru-baru ini tampaknya lebih merupakan penyesuaian posisi daripada perubahan tren. Prospek emas masih cenderung positif, investor akan memantau dengan cermat imbal hasil riil AS, pelemahan dolar AS, serta data yang akan segera dirilis. Jika data menunjukkan perlambatan ekonomi AS, emas berpeluang rebound minggu depan. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tingkat gagal bayar kredit swasta di Amerika Serikat naik menjadi 6,3%, mencetak rekor baru, sementara tingkat gagal bayar di industri perangkat lunak turun menjadi 0,6%.
Menurut laporan terbaru dari Fitch, tingkat gagal bayar kredit swasta AS yang melacak 1.300 peminjam naik menjadi 6,3% pada akhir Agustus dalam 12 bulan terakhir, melampaui rekor tertinggi sebelumnya sebesar 6,1% pada Juli. Tingkat gagal bayar di sektor layanan kesehatan, industri, dan manufaktur masing-masing mencapai 9,9%, sedangkan sektor perangkat lunak teknologi justru turun menjadi 0,6%. Meskipun kekhawatiran akan disrupsi AI memberikan tekanan pada industri perangkat lunak, hal tersebut belum secara signifikan mempengaruhi kualitas kredit di sektor ini.
Data: ETH menembus 2.600 dolar AS
Saham Bank of America turun 6%! CEO mengatakan pendapatan perdagangan pada kuartal ketiga stagnan, dan pendapatan investment banking tidak sesuai harapan
CEO Bank of America, Brian Moynihan, menyatakan bahwa pendapatan perdagangan bank pada kuartal ini akan "relatif stabil" dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu, yang sangat kontras dengan lonjakan pendapatan di Wall Street pada paruh pertama tahun ini. Selain itu, biaya bisnis perbankan investasi diperkirakan berkisar antara 1,6 hingga 1,8 miliar dolar AS, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang mendekati 2 miliar dolar AS.
