Pendiri SkyBridge dan putranya memimpin investasi dalam pendanaan American Bitcoin sebesar 220 juta dolar AS yang didukung oleh keluarga Trump
BlockBeats melaporkan pada 15 November, menurut majalah Fortune, Anthony Scaramucci pernah menjabat sebagai Direktur Komunikasi Gedung Putih selama waktu singkat di pemerintahan pertama Presiden Trump, namun tak lama kemudian menjadi kritikus terbuka terhadap presiden tersebut. Namun, hal ini tidak menghentikan pendiri SkyBridge Capital tersebut dan putranya AJ Scaramucci untuk mendukung American Bitcoin—perusahaan penambangan Bitcoin yang didirikan bersama oleh Eric Trump, putra kedua Trump, dan juga diinvestasikan oleh Donald Jr., putra sulung Trump.
Dalam wawancara dengan majalah Fortune, ayah dan anak Scaramucci menyatakan bahwa perusahaan investasi yang didirikan AJ, Solari Capital, memimpin pendanaan sebesar 220 juta dolar AS untuk "perusahaan keluarga Trump" ini pada bulan Juli. Investor lain yang berpartisipasi termasuk: Tony Robbins, pendiri Cardano Charles Hoskinson, investor senior Grant Cardone, dan wirausahawan serial Peter Diamandis.
American Bitcoin telah menyelesaikan pendanaan ini sebelum go public melalui merger terbalik pada bulan September tahun ini, namun belum pernah secara terbuka mengungkapkan daftar investornya. AJ menyatakan bahwa Solari Capital telah menginvestasikan lebih dari 100 juta dolar AS ke perusahaan tersebut, namun menolak memberikan angka pasti. Anthony sendiri juga menginvestasikan sejumlah kecil dana, namun jumlahnya juga tidak diungkapkan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

