Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Seorang peretas di Inggris diperintahkan untuk membayar kembali lebih dari 4 juta poundsterling dalam bentuk bitcoin setelah meretas akun selebriti

Seorang peretas di Inggris diperintahkan untuk membayar kembali lebih dari 4 juta poundsterling dalam bentuk bitcoin setelah meretas akun selebriti

ChaincatcherChaincatcher2025/11/17 13:49
Tampilkan aslinya

Menurut laporan ChainCatcher yang mengutip Sky News Inggris, jaksa Inggris mengungkapkan bahwa Joseph James O'Connor, pria Inggris berusia 26 tahun, meretas akun X milik sejumlah selebriti untuk menipu bitcoin, dan diperintahkan untuk mengembalikan sekitar 4,1 juta poundsterling dalam bentuk aset kripto. Pada tahun 2023, ia dijatuhi hukuman lima tahun penjara di Amerika Serikat atas kejahatan peretasan komputer, penipuan transfer kawat, dan pemerasan.

Pada tahun 2021, O'Connor ditangkap di Spanyol, kemudian berdasarkan keputusan pengadilan tinggi negara tersebut, karena bukti dan korban berada di Amerika Serikat, maka Amerika Serikat dianggap sebagai yurisdiksi yang paling tepat untuk penuntutan, sehingga ia diekstradisi ke Amerika Serikat. Pada Juli 2020, platform sosial X mengalami serangan peretasan besar-besaran, di mana akun-akun milik tokoh terkenal seperti Obama, Biden, dan Bezos menjadi korban. O'Connor bersama komplotannya memanfaatkan akun-akun yang diretas tersebut untuk menjalankan penipuan, memancing pengguna agar mengirim bitcoin senilai 1.000 dolar AS dengan janji pengembalian dua kali lipat, sehingga berhasil mencuri aset kripto senilai lebih dari 794.000 dolar AS, serta melakukan ancaman terhadap para selebriti.

Pada hari Senin minggu ini, Crown Prosecution Service Inggris menyatakan telah memperoleh perintah perdata untuk menyita 42 bitcoin dan aset lainnya. Nilai tersebut diperoleh setelah asetnya dibekukan, dan jaksa telah memastikan pembekuan tersebut saat ekstradisi berlangsung.

0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!

Kamu mungkin juga menyukai

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan

Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

智通财经2026/09/14 12:16
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.

Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.

华尔街见闻2026/09/14 11:40

Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD

Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

智通财经2026/09/14 10:41
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD