Tether mengumumkan investasi strategis di platform pinjaman Bitcoin berbasis jaminan, Ledn, untuk memperluas pasar kredit aset digital
Menurut berita dari ChainCatcher, perusahaan industri aset digital Tether secara resmi mengumumkan investasi strategis pada Ledn, pemimpin pasar pinjaman dengan jaminan Bitcoin untuk konsumen global. Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses kredit dan mendukung individu serta perusahaan dalam memperoleh pinjaman tanpa harus menjual aset digital mereka.
Ledn berfokus pada pinjaman dengan jaminan Bitcoin, dan sejak didirikan telah menyalurkan lebih dari 2.8 miliar dolar AS dalam bentuk pinjaman, dengan volume pinjaman pada tahun 2025 melebihi 1 miliar dolar AS, mencatatkan kinerja tahunan terkuat perusahaan. Pendapatan berulang tahunan (ARR) mereka telah melampaui 100 juta dolar AS. CEO Tether, Paolo Ardoino, menyatakan bahwa melalui kerja sama dengan Ledn, mereka dapat memperkuat self-custody dan ketahanan finansial, serta menciptakan kasus penggunaan nyata bagi aset digital sebagai pilar utama sistem keuangan global.
Laporan menunjukkan bahwa pasar pinjaman dengan jaminan aset kripto diperkirakan akan tumbuh dari 7.8 miliar dolar AS pada tahun 2024 menjadi lebih dari 60 miliar dolar AS pada tahun 2033. Infrastruktur Ledn memiliki sistem kustodian, manajemen risiko, dan kliring yang canggih, sehingga menempatkannya pada posisi yang menguntungkan di pasar ritel dan institusi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
