Jajak pendapat terbaru menunjukkan mayoritas warga Amerika Serikat memiliki pandangan negatif terhadap ekonomi negara tersebut.
Jinse Finance melaporkan, menurut berita dari CCTV News, sebuah jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa masyarakat Amerika Serikat semakin tidak puas terhadap kebijakan ekonomi pemerintahan Trump, dengan sentimen ekonomi secara keseluruhan memburuk secara signifikan. Dalam survei tersebut, 76% responden menganggap kondisi ekonomi Amerika Serikat "buruk", meningkat dari 67% pada bulan Juli. Mayoritas responden menyatakan bahwa berbagai biaya hidup, termasuk biaya medis dan perumahan, terus meningkat. Hanya 15% responden yang percaya bahwa kebijakan ekonomi pemerintahan Trump memberikan dampak positif, sementara 46% responden merasa kebijakan tersebut memperburuk kondisi ekonomi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

