Saham AS dibuka tinggi namun berakhir lebih rendah, kekhawatiran penurunan suku bunga dan sentimen penghindaran risiko menyelimuti pasar.
ChainCatcher melaporkan, menurut Jinse Finance, analis saham AS Hannah Erin Lang menyatakan bahwa indeks utama saham AS yang awalnya dibuka tinggi dengan tajam kemudian berbalik ke zona merah, dengan momentum yang cepat memudar. Alasannya termasuk dorongan dari kecerdasan buatan yang tampaknya hanya sementara, serta sektor teknologi informasi yang memimpin penurunan di indeks S&P 500. Selain itu, keraguan pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve pada bulan Desember dan sentimen penghindaran risiko yang terus berlanjut juga memberikan tekanan pada pasar.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menginterpretasikan transformasi paradigma AI Meta (META.US), MuseAI memulai era baru agen cerdas
Baru-baru ini, Meta meluncurkan produk agen AI pribadi yang disebut Muse AI, menandakan bahwa era kecerdasan buatan konsumen secara resmi telah berpindah dari chatbot tanya-jawab menuju agen cerdas yang dapat menyelesaikan tugas nyata secara mandiri. Goldman Sachs menerbitkan laporan riset yang mempertahankan predikat “Buy” untuk Meta.

Piper Sandler menurunkan target harga Kimberly-Clark menjadi 118 dolar AS
Kontrak berjangka indeks saham Eropa turun

