Departemen Keuangan AS mengumumkan nilai indeks pengganti CPI bulan Oktober untuk obligasi negara yang dilindungi dari inflasi
Jinse Finance melaporkan bahwa Departemen Keuangan Amerika Serikat telah mengumumkan nilai indeks berdasarkan klausul darurat indeks obligasi negara yang dilindungi inflasi. Dalam siaran pers, Departemen Keuangan menyatakan bahwa nilai indeks untuk Oktober 2025 adalah 325.604. Untuk kewajiban pembayaran yang bergantung pada CPI Oktober 2025, Departemen Keuangan akan menggunakan nilai indeks ini sebagai dasar perhitungan. Bahkan jika Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat (BLS) kemudian merilis CPI aktual untuk Oktober 2025, Departemen Keuangan tidak akan mengganti angka indeks ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

TD Cowen menurunkan target harga McDonald's menjadi 282 dolar AS
