Demokrat menuduh Trump terlibat korupsi kripto dalam laporan baru DPR yang mengejutkan
Jinse Finance melaporkan bahwa sebuah laporan baru yang dirilis oleh ketua Partai Demokrat di Komite Kehakiman DPR Amerika Serikat menuduh Presiden Donald Trump menyalahgunakan pengaruhnya terhadap kebijakan kripto nasional untuk menguntungkan dirinya dan keluarganya. Dokumen ini, yang dipublikasikan oleh Anggota DPR Jamie Raskin minggu ini, menyatakan bahwa sikap pro-kripto Trump sangat terkait dengan kepentingan bisnis pribadinya, yang selama masa jabatannya telah menghasilkan "ratusan juta dolar" pendapatan bagi keluarga Trump. Laporan minoritas komite ini mengklaim bahwa Trump menggunakan posisinya di Gedung Putih untuk meningkatkan perusahaan-perusahaan yang terkait dengan keluarganya, sambil membiarkan sekutu politik dan pihak asing mendapatkan akses istimewa dan peluang melalui investasi di perusahaan kripto yang memiliki hubungan dekat dengan Trump. Raskin menyatakan bahwa potensi konflik kepentingan ini belum pernah terjadi sebelumnya. "Kita masih belum tahu dari mana semua dana itu berasal, tetapi Amerika Serikat belum pernah melihat korupsi sebesar ini terjadi di dalam Gedung Putih," katanya. Menurut dokumen tersebut, sikap kebijakan Trump adalah "rencana lain keluarga Trump untuk mencari keuntungan pribadi, dibangun di atas transaksi bayar-untuk-akses dan kepentingan asing korup yang mencari jalur rahasia untuk mendapatkan pengaruh." Saat ini, Partai Demokrat tidak mengendalikan kedua majelis Kongres, sehingga laporan ini tidak dapat segera memicu tindakan. Namun, laporan ini dirilis pada saat yang sangat sensitif secara politik: legislasi kripto mengalami kebuntuan di Senat, sementara negosiasi anggaran untuk layanan kesehatan dan sosial sedang berlangsung.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

