Bitnomial akan meluncurkan platform perdagangan kripto spot pertama yang diatur oleh CFTC
BlockBeats melaporkan pada 1 Desember, menurut Crypto In America, Bitnomial akan segera menjadi platform perdagangan derivatif pertama di Amerika Serikat yang menawarkan perdagangan aset kripto spot.
Diketahui, bulan lalu Bitnomial telah mengajukan dokumen sertifikasi mandiri sesuai dengan peraturan Pasal 40.6(a) dari Commodity Futures Trading Commission (CFTC) Amerika Serikat. Pasal ini menetapkan bahwa pasar kontrak yang telah terdaftar (DCMs) dapat menerapkan aturan baru setelah membuktikan kepatuhan terhadap Commodity Exchange Act (CEA). Aturan sertifikasi mandiri Bitnomial mencakup peluncuran produk "spot", termasuk perdagangan spot leverage ritel yang dilakukan berdasarkan Pasal 2(c)(2)(D) dari Commodity Exchange Act, yang memungkinkan pelanggan untuk membeli, menjual, dan membiayai aset digital secara langsung di bursa. Berdasarkan dokumen yang diajukan pada 13 November, aturan terkait telah resmi berlaku pada Jumat lalu, yang berarti perdagangan spot kemungkinan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

