Bank Sentral Swedia merilis laporan penelitian kebijakan stablecoin, menunjukkan bahwa jalur regulasi di AS dan Eropa semakin konvergen
ChainCatcher melaporkan bahwa bank sentral Swedia (Riksbank) merilis laporan riset yang menunjukkan bahwa meskipun kerangka regulasi berbeda, kebijakan stablecoin di Amerika Serikat dan Eropa secara bertahap menunjukkan konvergensi substansial.
Laporan ini secara khusus menganalisis tiga dimensi kebijakan utama bank sentral: apakah penerbit stablecoin diizinkan untuk mengakses sistem penyelesaian, apakah cadangan bank sentral dapat digunakan sebagai aset jaminan, dan apakah dukungan likuiditas dapat diperoleh. Saat ini, meskipun secara hukum Amerika Serikat dan Eropa mengizinkan penggunaan cadangan bank sentral, dalam praktiknya masih terdapat pembatasan. Bank Sentral Eropa telah mengizinkan sebagian lembaga pembayaran non-bank untuk memiliki saldo rekening bank sentral guna aliran transaksi, namun belum membuka penggunaan tersebut untuk mendukung stablecoin.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

