Laporan PBB: Volatilitas keuangan dapat membahayakan perdagangan global dan membuat ekonomi dunia "di ambang krisis"
Jinse Finance melaporkan bahwa Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Perdagangan dan Pembangunan (UNCTAD) pada 2 Desember merilis "Laporan Perdagangan dan Pembangunan 2025" yang memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada tahun 2025 akan melambat menjadi 2,6%, lebih rendah dari 2,9% pada tahun 2024. Laporan ini menyoroti dampak keuangan terhadap perdagangan, menunjukkan bahwa volatilitas pasar keuangan memiliki pengaruh terhadap perdagangan global yang hampir setara dengan aktivitas ekonomi riil, dan memengaruhi prospek pembangunan global. Sekretaris Jenderal UNCTAD, Greenspan, menyatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan lingkungan keuangan semakin mendominasi arah perdagangan global, "Perdagangan bukan hanya rantai pasokan, tetapi juga merupakan koneksi antara batas kredit, sistem pembayaran, pasar mata uang, dan arus modal."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Goldman Sachs menginterpretasikan transformasi paradigma AI Meta (META.US), MuseAI memulai era baru agen cerdas
Baru-baru ini, Meta meluncurkan produk agen AI pribadi yang disebut Muse AI, menandakan bahwa era kecerdasan buatan konsumen secara resmi telah berpindah dari chatbot tanya-jawab menuju agen cerdas yang dapat menyelesaikan tugas nyata secara mandiri. Goldman Sachs menerbitkan laporan riset yang mempertahankan predikat “Buy” untuk Meta.

Piper Sandler menurunkan target harga Kimberly-Clark menjadi 118 dolar AS
Kontrak berjangka indeks saham Eropa turun

