YZi Labs: Telah mengirimkan pemberitahuan resmi kepada 10X Capital dan mengingatkan para pemegang saham CEA Industries untuk mewaspadai perilaku destruktif mereka
Jinse Finance melaporkan bahwa YZi Labs secara resmi telah mengirimkan pemberitahuan kepada 10X Capital dan mengingatkan para pemegang saham CEA Industries, Inc. untuk memperhatikan tindakan destruktif dari 10X Capital (manajer aset perusahaan tersebut). Diketahui bahwa pemberitahuan ini merinci dugaan pelanggaran besar atau potensial yang dilakukan oleh 10X dan para eksekutifnya (termasuk CEO BNC David Namdar dan pendiri 10X sekaligus anggota dewan BNC Hans Thomas), pelanggaran serius terhadap kewajiban fidusia, serta kekurangan dalam transparansi dan tata kelola perusahaan. Pemberitahuan dari YZi Labs meminta 10X untuk memberikan konfirmasi tertulis sebelum 5 Desember 2025, yang membuktikan bahwa mereka akan mematuhi strategi pengelolaan dana BNB yang dijanjikan kepada investor PIPE dan tidak melakukan penanganan yang tidak semestinya terhadap aset BNB.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
