Malaysia menindak penambang Bitcoin ilegal, menyebabkan kerugian listrik hingga 1.1 billions dolar AS
ChainCatcher melaporkan bahwa otoritas Malaysia sedang secara aktif memberantas aktivitas penambangan bitcoin ilegal, yang dilaporkan telah menyebabkan kerugian pencurian listrik hingga 1.1 billions dolar AS.
Penegak hukum mengadopsi strategi yang menggabungkan teknologi tinggi dan metode tradisional, termasuk penggunaan drone untuk mendeteksi sumber panas yang tidak biasa, sensor genggam untuk mendeteksi penggunaan listrik yang tidak teratur, serta menanggapi laporan warga tentang suara aneh. Dilaporkan bahwa beberapa penambang ilegal bahkan menggunakan suara burung alami untuk menutupi suara bising peralatan penambangan. Operasi penindakan ini telah berkembang menjadi sebuah "permainan kucing dan tikus", yang melibatkan penggerebekan toko dan rumah kosong. Pemerintah Malaysia akan terus memperkuat regulasi untuk mengekang masalah yang semakin serius ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Saham Bank of America turun 6%! CEO mengatakan pendapatan perdagangan pada kuartal ketiga stagnan, dan pendapatan investment banking tidak sesuai harapan
CEO Bank of America, Brian Moynihan, menyatakan bahwa pendapatan perdagangan bank pada kuartal ini akan "relatif stabil" dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu, yang sangat kontras dengan lonjakan pendapatan di Wall Street pada paruh pertama tahun ini. Selain itu, biaya bisnis perbankan investasi diperkirakan berkisar antara 1,6 hingga 1,8 miliar dolar AS, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang mendekati 2 miliar dolar AS.

Bit Mining menambah Ethereum senilai $68 juta, kini hampir memiliki 6 juta ETH

