Kazuo Ueda: Bank Sentral Jepang saat ini hanya dapat memperkirakan tingkat suku bunga netral dalam kisaran yang cukup lebar
Jinse Finance melaporkan bahwa Gubernur Bank of Japan, Kazuo Ueda, menyatakan bahwa saat ini tingkat suku bunga netral hanya dapat diperkirakan dalam kisaran yang cukup luas. Pasar secara umum memperkirakan bank sentral tersebut mungkin akan menaikkan suku bunga lagi bulan ini, sehingga suku bunga semakin mendekati tingkat netral. "Mengenai tingkat suku bunga netral, sayangnya saat ini hanya dapat diperkirakan dalam kisaran yang cukup luas," kata Kazuo Ueda di parlemen pada hari Kamis. "Kami tidak mengetahui tingkat pastinya, namun seberapa banyak suku bunga nominal akhirnya akan naik dan seberapa tinggi yang dianggap sesuai akan bergantung pada hal ini. Saya ingin menekankan bahwa ada ketidakpastian tertentu di dalamnya." Kazuo Ueda menambahkan bahwa Bank of Japan sedang berusaha mempersempit kisaran estimasi tingkat suku bunga netral, dan jika berhasil, akan diumumkan kepada publik. Sebelumnya, Bank of Japan telah merilis laporan penelitian yang menyatakan bahwa tingkat suku bunga netral diperkirakan berada di kisaran 1% hingga 2,5%.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

TD Cowen menurunkan target harga McDonald's menjadi 282 dolar AS
