ASIC Australia Memperluas Cakupan Pengecualian Regulasi untuk Perantara Stablecoin
Menurut berita dari ChainCatcher, berdasarkan informasi pasar, Australian Securities and Investments Commission (ASIC) mengumumkan kebijakan pengecualian klasifikasi baru yang memperluas cakupan pengecualian lisensi bagi perantara stablecoin dan wrapped token.
Kebijakan ini memungkinkan perantara untuk mendistribusikan stablecoin dan wrapped token yang diterbitkan oleh penerbit yang memegang lisensi Australian Financial Services (AFS) tanpa perlu mengajukan lisensi secara terpisah. Pada saat yang sama, ASIC juga mengizinkan penyedia untuk menyimpan aset digital dalam akun omnibus dengan prosedur pencatatan dan rekonsiliasi yang sesuai. Peraturan baru ini mewajibkan penerbit stablecoin untuk mempertahankan cadangan yang sama atau lebih besar dari total jumlah token yang beredar, serta secara berkala menerbitkan laporan keuangan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

