Sistem pembayaran Bitcoin sepenuhnya diterapkan di kota Lugano, Swiss, penduduk dapat membayar pajak menggunakan mata uang kripto.
Berita dari TechFlow, pada 26 Desember, menurut Cointelegraph, proyek "Plan ₿" di Lugano, Swiss telah mencapai kemajuan signifikan. Penduduk kota kini dapat menggunakan Bitcoin (BTC) atau Tether (USDT) untuk membayar berbagai tagihan kota, termasuk pajak, denda parkir, dan biaya sekolah. Proyek ini diluncurkan pada tahun 2022 melalui kerja sama antara Kota Lugano dan Tether, dengan tujuan membangun infrastruktur keuangan terdesentralisasi.
Saat ini, lebih dari 350 pedagang di Lugano menerima pembayaran dengan mata uang kripto. Biaya transaksi yang diproses melalui jaringan Lightning Bitcoin biasanya kurang dari 1%, jauh lebih rendah dibandingkan tarif kartu kredit tradisional sekitar 3%. Untuk mendorong adopsi, pemerintah kota menyediakan perangkat terminal POS pintar secara gratis kepada para pedagang.
Lugano juga telah membangun sistem ekonomi sirkular melalui aplikasi MyLugano, di mana pengguna dapat menerima cashback hingga 10% dalam bentuk token LVGA saat berbelanja dengan mata uang kripto di toko-toko yang berpartisipasi. Token ini dapat digunakan untuk membayar layanan kota, parkir umum, dan biaya penitipan anak.
Proyek ini telah menarik lebih dari 110 perusahaan rintisan terkait kripto untuk pindah ke wilayah tersebut. Forum Plan ₿ keempat yang akan diadakan pada Oktober 2025 telah menarik 4.000 peserta dari 64 negara, meningkat 140% dibandingkan saat proyek ini dimulai.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

