Menjelang akhir tahun, Bitcoin menarik perhatian dengan melewati angka $90.999 di tengah kondisi likuiditas yang lemah. Namun, pergerakan ini lebih disebabkan oleh faktor teknikal daripada terobosan pasar yang kuat. Sepanjang bulan Desember, Bitcoin, aset terbesar di pasar kripto, bergerak dalam kisaran harga yang sempit. Pembelian jangka pendek selama periode ini memberikan dampak yang tidak proporsional terhadap harganya. Para trader menyoroti penurunan volume perdagangan akibat libur Natal dan Tahun Baru, sehingga meningkatkan volatilitas secara sementara. Meski demikian, pencarian arah Bitcoin tampaknya masih jauh dari selesai.
Bitcoin Menembus Level Harga Baru di Bawah Faktor Tak Terduga
Respons Teknikal Desember dan Ruang Pergerakan yang Terbatas
Bitcoin sempat menyentuh $90.200 pada dini hari, mencatat kenaikan 2,8% dalam 24 jam, sebelum akhirnya kehilangan sebagian keuntungannya. Para analis menegaskan bahwa penembusan ambang $90.000 bukan disebabkan oleh perkembangan fundamental, melainkan karena penguatan teknikal dari level resistance yang telah lama diamati. Volatilitas ini menyebabkan penutupan posisi short dan mempercepat pembelian yang berfokus pada momentum.
Sepanjang bulan Desember, Bitcoin menunjukkan pola terjebak di antara kisaran sekitar $86.500 hingga $90.000. Kadaluarsa opsi, efek korelasi di pasar altcoin, dan aktivasi kembali level support teknikal turut mendorong kenaikan harga. Meski demikian, volume perdagangan yang rendah pada minggu-minggu terakhir tahun ini menyebabkan transaksi kecil pun dapat dengan cepat mendorong harga naik.
Selama periode ini, performa Bitcoin tertinggal dibandingkan pasar tradisional. Sementara saham Amerika Serikat mencetak rekor tertinggi, percepatan serupa tidak terlihat di pasar kripto. Para analis menyebut perbedaan ini mengindikasikan bahwa selera risiko belum sepenuhnya kembali ke aset kripto.
Likuiditas Lemah, Sentimen, dan Ekspektasi 2026
Sentimen pasar secara bertahap telah bergeser dari tingkat ketakutan ekstrem yang terlihat pada pertengahan Desember menjadi pandangan yang lebih seimbang. Peningkatan pada Crypto Fear and Greed Index menunjukkan bahwa investor mulai kembali masuk ke posisi secara hati-hati. Namun, lingkungan likuiditas rendah di akhir tahun menghambat terbentuknya tren harga yang stabil.
Para analis secara ketat memantau apakah Bitcoin dapat bertahan secara berkelanjutan di atas $90.000 saat memasuki tahun baru. Volume perdagangan diperkirakan tetap terbatas pada hari-hari awal Januari, sehingga penutupan harian di atas level ini menjadi penting untuk prospek teknikal. Juga dicatat bahwa arus keluar ETF terkait pajak menekan harga pada bulan Desember, namun efek ini dapat berkurang di tahun baru.
Dalam jangka panjang, perhatian tertuju pada awal tahun 2026. Potensi arus masuk ETF, kemajuan regulasi, dan kebijakan moneter Federal Reserve menjadi faktor kunci yang mempengaruhi minat investor institusi di pasar. Para analis meyakini bahwa jika faktor-faktor ini menjadi jelas dan menguntungkan bagi pasar, fase bullish struktural yang lebih kuat untuk aset kripto dapat muncul.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Imbal hasil obligasi AS 10 tahun menembus 5%! "Peramal" memperingatkan: penjualan belum berakhir
Steven Barrow, Kepala Strategi G10 di Standard Bank yang pada Februari tahun ini telah lebih dulu memprediksi imbal hasil obligasi AS 10 tahun akan mencapai 5%, kini menaikkan prediksinya untuk akhir tahun menjadi 5,2% dan memperkirakan pada kuartal pertama 2027 akan naik lagi ke 5,3%. Ia menyatakan bahwa tekanan rantai pasokan, perubahan iklim, serta kebijakan imigrasi Amerika Serikat yang membatasi suplai tenaga kerja kini semakin kuat dibanding sebelumnya. Pada saat yang sama, indeks dolar AS mencatat kenaikan harian tertinggi hingga 0,6% dan berpotensi mencatat performa harian terbaik sejak 17 Juni.
Maju Melawan Arus di Tengah Badai "AI Melambat"? Kabar Kioxia Berencana IPO di Amerika Serikat untuk Menggalang Dana Setidaknya 10 Miliar Dolar AS
Kioxia dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mengumpulkan dana sebesar $10 miliar melalui pencatatan di Amerika Serikat.

Pembangunan daya komputasi AI beralih dari "kekurangan listrik" ke "kekurangan tenaga kerja": Modularisasi berkembang, Schneider, Vertiv, Eaton menyambut peluang baru
Baru-baru ini Bernstein merilis laporan penelitian, dengan latar belakang ekspansi cepat pembangunan kapasitas AI, kontradiksi utama yang membatasi perkembangan pusat data sedang mengalami perubahan.

Tidak gentar terhadap harga minyak, obligasi jangka panjang, dan tekanan kenaikan suku bunga! Banyak institusi Wall Street tetap optimis pada saham Amerika, Yardeni meredakan kekhawatiran tentang perlambatan AI
Sebagian besar ahli strategi Wall Street masih percaya bahwa pasar bullish saham AS dapat berlanjut selama laju kenaikan suku bunga terkendali, laba perusahaan tetap kuat, dan inflasi tidak keluar jalur.

