Anggota Parlemen Partai Penguasa Korea Selatan Dituduh "Menekan Bursa, Mengamankan Pekerjaan di Bursa untuk Anaknya," Membantah Tuduhan
BlockBeats News, 29 Desember. Kim Byung-ki, seorang perwakilan internal dari Partai Demokrat yang berkuasa di Korea Selatan, sedang menghadapi tekanan untuk mengundurkan diri. Beberapa media Korea Selatan mengungkapkan bahwa ia dituduh melakukan konflik kepentingan yang serius ketika putranya magang di sebuah exchange sementara ia sedang mendorong kritik terhadap exchange lain, yaitu exchange cryptocurrency terbesar di Korea Selatan, di Majelis Nasional.
Menurut mantan asisten Kim, atas permintaan Kim, timnya diperintahkan untuk "menyerang" Dunamu, operator sebuah exchange, di Majelis Nasional, dengan fokus menuduh mereka atas masalah monopoli pasar. Instruksi ini dilaporkan terjadi pada Februari tahun ini ketika Kim masih menjadi anggota Komite Legislasi dan Yudikatif Majelis Nasional, yang secara langsung mengawasi institusi keuangan domestik dan exchange cryptocurrency.
Sebuah media investigasi, NewsTapa, sebelumnya mengungkapkan bahwa putra Kim "segera diatur" sebagai magang untuk tim analitik data sebuah exchange tak lama setelah pertemuan pribadi ayahnya dengan exchange tersebut pada November 2024. Dalam beberapa minggu berikutnya, Kim beberapa kali mengkritik "exchange monopoli" dalam rapat komite, meskipun tidak menyebutkan nama, namun secara luas diartikan merujuk pada exchange lain.
Kim juga menyebutkan bahwa platform exchange tersebut memiliki sekitar 700.000 pelanggaran yang ditemukan dalam pemeriksaan anti-pencucian uang (AML) dan kenali pelanggan Anda (KYC), tetapi tidak memberikan komentar serupa tentang exchange lain yang memiliki masalah serupa. Sebagai tanggapan, sebuah exchange membantah melakukan kesalahan apa pun, menyatakan bahwa proses rekrutmen mereka "terbuka dan transparan." Kim sendiri membantah tuduhan tersebut, menekankan bahwa pernyataannya hanyalah sikap prinsip menentang monopoli, dan pekerjaan putranya "sama sekali tidak terkait dengan aktivitas legislatifnya."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
