Sebuah dompet di Lighter hanya dengan memperdagangkan ETH, asetnya meningkat dari 5.000 dolar AS menjadi 133.000 dolar AS dalam dua bulan.
PANews 30 Desember — Menurut pemantauan MLM, sebuah dompet sekitar dua bulan lalu (24 Oktober) menyetor 5.000 USDC ke Lighter, dan hanya melalui perdagangan ETH, asetnya tampaknya telah tumbuh menjadi sekitar 133.000 dolar AS (sekitar 26,6 kali lipat / tingkat pengembalian sekitar +2.560%). Dalam 7 hari terakhir, alamat ini tampaknya menyumbang sekitar 59% dari volume perdagangan ETHUSD taker di Lighter (1,72 miliar dolar AS) serta sekitar 9% dari total jumlah transaksi taker ETHUSD (sekitar 115.000 transaksi).
Berdasarkan data API Lighter dan penjelajah blok, akun ini tampaknya melakukan perdagangan tanpa biaya transaksi, dan selain 5.000 dolar AS awal, tidak ada dana lain yang terlihat masuk atau disetor. Menggunakan algoritma taker untuk berdagang dan memperoleh keuntungan sendiri tidak membentuk wash trading, karena wash trading memerlukan pencocokan order dengan order sendiri. Mengingat skala awalnya, performa ini patut diperhatikan.


Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
