CEO Abra: Pasar global akan menerima sekuritas tokenisasi pada tahun 2026
Foresight News melaporkan, menurut Bloomberg, CEO perusahaan layanan keuangan kripto Abra, Bill Barhydt, menyatakan bahwa seiring dengan disahkannya undang-undang regulasi kripto baru tahun depan (seperti Clarity Act), pasar global akan secara resmi menerima sekuritas tokenisasi pada tahun 2026. Barhydt juga percaya bahwa tahun 2026 akan mengulangi tren tahun 2020 di mana dana berpindah dari emas ke aset berisiko, mendorong pasar kripto menuju ledakan.
Barhydt menekankan bahwa "tokenisasi segala sesuatu" akan menjadi tren inti, mencakup saham, komoditas, dan properti, serta menyediakan likuiditas 24 jam tanpa henti. Selain itu, ia menunjukkan bahwa pemegang jangka panjang di platform saat ini cenderung melakukan staking aset untuk peminjaman daripada mencairkan, dan aset tokenisasi akan semakin meningkatkan efisiensi modal ini.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Minyak mentah AS berbalik turun
Mr. Coin Bicara Crypto: Analisis Pasar bitcoin 15 September

Elon Musk memicu spekulasi merger Tesla (TSLA.US) dan SpaceX (SPCX.US), dengan “kerja sama erat” yang “mengisyaratkan” aksi.
Harga saham Tesla (TSLA.US) dan SpaceX (SPCX.US) naik tipis pada perdagangan pra-pasar hari Selasa, setelah CEO Elon Musk tidak menutup kemungkinan terjadinya penggabungan kedua perusahaan, yang kembali memicu spekulasi dari investor ritel hingga Wall Street.

Pergerakan Saham AS | Waystar naik lebih dari 12% sebelum pembukaan pasar
