Indeks Dolar AS tetap tenang di sekitar 98,50 seiring selera risiko membaik, fokus beralih ke data AS yang akan datang
Indeks Dolar AS Melemah Menjelang Laporan Ekonomi Penting
Indeks Dolar AS (DXY), yang melacak kinerja Dolar AS terhadap sekeranjang enam mata uang utama, mengalami sedikit penurunan setelah mencatat kenaikan moderat pada sesi sebelumnya. Selama jam perdagangan Asia pada hari Rabu, indeks ini berada di sekitar 98,50. Para pelaku pasar kini mengalihkan perhatian mereka ke rilis data ekonomi AS mendatang yang mungkin memengaruhi ekspektasi terhadap tindakan Federal Reserve di masa depan.
Data Mendatang yang Jadi Fokus
Nantinya hari ini, para investor akan mencermati rilis data US ADP Employment Change dan ISM Services PMI untuk bulan Desember. Melihat ke depan, laporan US Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat diperkirakan akan menunjukkan peningkatan sebanyak 55.000 pekerjaan untuk bulan Desember, turun dari kenaikan 64.000 pada bulan November.
Sentimen Pasar dan Perkembangan Geopolitik
Meski terjadi ketegangan geopolitik baru-baru ini—termasuk keterlibatan AS di Venezuela dan penahanan Presiden Nicolas Maduro—Dolar AS, yang sering dianggap sebagai aset safe-haven, justru melemah karena para trader tampaknya tidak terlalu terpengaruh dengan peristiwa tersebut.
Ketidakpastian Federal Reserve dan Prospek Kebijakan
Dolar juga berada di bawah tekanan akibat perpecahan yang semakin besar di dalam Federal Reserve dan ketidakpastian terkait nominasi Presiden Donald Trump untuk Ketua The Fed berikutnya, yang semakin menambah ketidakjelasan prospek kebijakan moneter AS. Berdasarkan alat FedWatch dari CME Group, pasar berjangka saat ini memperkirakan sekitar 82,8% kemungkinan bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga pada pertemuan 27–28 Januari.
Pandangan Pejabat Fed
- Gubernur Fed Stephen Miran pada hari Selasa mengusulkan pemotongan suku bunga yang signifikan tahun ini untuk membantu menjaga pertumbuhan ekonomi.
- Presiden Fed Minneapolis Neel Kashkari memperingatkan bahwa tingkat pengangguran bisa mengalami peningkatan yang signifikan.
- Presiden Fed Richmond Tom Barkin, yang tahun ini tidak memiliki hak suara dalam keputusan kebijakan, menekankan perlunya penyesuaian suku bunga dilakukan secara “sangat hati-hati” menanggapi data baru, dengan mengutip risiko terhadap target ketenagakerjaan dan inflasi, menurut laporan Reuters.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Kenaikan suku bunga Federal Reserve menambah tekanan, suku bunga hipotek AS naik selama empat minggu berturut-turut mendekati 7%, pemulihan pasar properti mungkin akan tertunda lebih lanjut
Data yang dirilis pada hari Kamis oleh Freddie Mac menunjukkan bahwa rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun di Amerika Serikat naik menjadi 6,95% hingga 17 September, lebih tinggi dari 6,76% pada minggu sebelumnya, menandai kenaikan selama empat minggu berturut-turut dan mencapai level tertinggi sejak Januari 2025.
Saham AS semalam | Data klaim awal mingguan AS turun secara tak terduga, tiga indeks utama ditutup naik, Intel (INTC.US) naik lebih dari 7,6%
Pada penutupan, indeks Dow Jones naik 316,14 poin atau 0,61% menjadi 51.778,04 poin; indeks S&P 500 naik 85,91 poin atau 1,14% menjadi 7.637,72 poin; indeks Nasdaq Composite naik 439,87 poin atau 1,69% menjadi 26.418,30 poin.
Turki mengambil langkah darurat serentak untuk “memadamkan kebakaran”: likuidasi dana hampir 20 miliar dolar AS, penangkapan eksekutif, dan larangan perdagangan
Menteri Keuangan Turki menyatakan risikonya "sementara dan dapat dikendalikan"; Otoritas pengawas akan melikuidasi lebih dari seratus dana yang dikelola oleh tujuh perusahaan manajemen aset, portofolio investasinya melibatkan lebih dari 350.000 investor, mengajukan dakwaan pidana terhadap 38 orang, dan memberlakukan larangan perdagangan selama dua tahun terhadap mereka; Beberapa eksekutif lembaga keuangan ditangkap, ditahan, atau dibatasi untuk bepergian ke luar negeri; Bank sentral meningkatkan skala pembiayaan repo, melonggarkan persyaratan modal bank, dan batas pinjaman pasar uang antar bank dinaikkan hingga sepuluh kali lipat sebelumnya. Indeks saham perbankan Turki sempat naik lebih dari 9% pada hari Kamis, sementara banyak saham berkapitalisasi kecil dan menengah masih turun.
Huang Renxun: Penjualan chip Nvidia tahun depan akan menjadi dua kali lipat dari tahun ini, tidak bisa mengatur AI seperti mengatur media sosial
Huang Renxun menentang penerapan regulasi media sosial secara langsung ke AI, karena media sosial adalah produk, sedangkan AI adalah teknologi dasar yang mendukung berbagai produk dan teknologi lain. Regulasi seharusnya dikenakan pada produk, bukan pada teknologi itu sendiri. Dia menekankan pentingnya pengujian yang ketat, dengan menyatakan bahwa jika suatu produk belum cukup aman maka rilisnya harus ditunda, "Keamanan AI sangat penting."
