Data Non-Pertanian Mendarat dengan Mulus: Saham AS Sedikit Menguat, Pasar Menunggu Keputusan Tarif Diumumkan
PANews 9 Januari, menurut laporan dari Golden Ten Data, pasar saham Amerika Serikat naik tipis pada hari Jumat, laporan pekerjaan non-pertanian bulan Desember tidak mengubah ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga tetap. Sementara itu, para trader sedang memantau dengan cermat kemungkinan keputusan Mahkamah Agung terkait legalitas tarif tambahan yang diberlakukan oleh Trump. Cayla Seder, ahli strategi multi-aset makro di State Street Bank, menyatakan: "Data tenaga kerja hari ini menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja lebih berada dalam kondisi seimbang, bukan lemah. Angka ini cukup kuat untuk menunjukkan kondisi ekonomi yang masih baik, namun tidak cukup kuat untuk memaksa pasar secara signifikan mengubah ekspektasi kebijakan moneter mereka, yang menjadi sentimen positif bagi pasar saham." Mengenai keputusan tarif, Mahkamah Agung Amerika Serikat akan segera memutuskan legalitas kebijakan tarif komprehensif yang diperkenalkan oleh Presiden Trump pada bulan April, yang menjadi salah satu ujian besar berikutnya bagi saham dan obligasi Amerika Serikat, dan kebijakan ini sempat mengguncang pasar. Jika keputusan menyatakan tarif tersebut inkonstitusional, karena margin keuntungan diperkirakan akan membaik dan beban konsumen akan berkurang, pasar saham mungkin akan terdorong naik. Sementara itu, obligasi pemerintah mungkin akan tertekan, karena kebijakan stimulus potensial ini dapat memperumit jalur penurunan suku bunga Federal Reserve dan meningkatkan risiko defisit anggaran pemerintah.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Harga minyak turun dan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve meredakan ketakutan inflasi, emas kembali stabil di atas rata-rata 100 hari.
Pada akhir pekan yang penuh gejolak, harga emas internasional berhasil mempertahankan kenaikannya, karena kenaikan suku bunga Federal Reserve untuk pertama kalinya sejak 2023 serta penurunan harga minyak membantu meredakan kekhawatiran pasar terhadap inflasi.
Bearish hingga 159! Menjelang keputusan Bank of Japan pada hari Jumat, para ahli strategi Wall Street secara kolektif bertaruh yen akan melemah.
Pasar swap sepenuhnya telah memperhitungkan ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Bank of Japan. Para ahli strategi memperingatkan bahwa jika sikap hawkish bank sentral tidak sesuai perkiraan, hal ini dapat memicu aksi jual yen, dan nilai tukar dalam jangka pendek kemungkinan akan turun ke level 159.
Harga saham Lucid (LCID.US) sempat melonjak lebih dari 12%! CEO menyatakan kerja sama dengan konsultan restrukturisasi telah selesai, peta jalan menuju keuntungan mulai muncul.
CEO Lucid Group Inc. menyatakan bahwa produsen mobil listrik tersebut telah menyelesaikan kerja samanya dengan tim penasihat restrukturisasi, menandakan bahwa perusahaan yang sedang mengalami kesulitan ini kini memiliki jalur yang lebih jelas untuk membalikkan operasi mereka.
Suku bunga hipotek 30 tahun di Amerika Serikat melonjak menjadi 7%! Kesulitan pasar properti semakin memburuk
Menurut data dari Mortgage News Daily, rata-rata suku bunga hipotek tetap 30 tahun di Amerika Serikat naik menjadi 7,24% pada 16 September, meningkat tajam sebesar 27 basis poin dibandingkan dengan 6,97% sepekan sebelumnya. Pada 17 September, suku bunga ini sedikit turun menjadi 7,19%, namun masih jauh di atas ambang 7%. Saat ini, para pemilik rumah di Amerika Serikat menghadapi tantangan “menjual rumah berarti kehilangan hipotek berbunga rendah”, sehingga minat untuk menjual rumah tetap lemah, harga rumah berada pada level tinggi, dan kesulitan di pasar properti semakin meningkat.
