Pada awal tahun 2026, XRP mengalami kenaikan luar biasa, mencapai $2,41 pada 6 Januari. Namun, lonjakan ini diikuti oleh empat hari berturut-turut aksi jual, menyebabkan harga turun ke $2,06. Penurunan ini, yang dipicu oleh aksi ambil untung, berlanjut hingga hari kelima dan menghasilkan sinyal oversold dalam indikator teknikal, menarik perhatian pelaku pasar yang kini mengamati apakah setup teknikal ini akan membuka jalan bagi pergerakan harga baru.
XRP Tahan Tekanan Pasar dengan Performa Tangguh Berbeda dari Tren
Sinyal Oversold XRP
Dikenal luas karena analisis teknikalnya di pasar kripto, Steph is Crypto mencatat bahwa XRP telah memasuki zona oversold dalam jangka pendek. Pada grafik XRP/USDT tiga minggunya, data menunjukkan bahwa indikator stochastic RSI telah turun di bawah level 25. Menurut analisis teknikal klasik, ketika RSI turun di bawah 30, ini menandakan tekanan jual telah mencapai titik jenuh.
Pergerakan harga historis mendukung pengamatan ini. Pada tahun 2023 dan 2024, ketika indikator yang sama mencapai level serupa, XRP mengalami reli kuat masing-masing sebesar 256% dan 857%. Meskipun sang analis tidak menjamin pola historis akan terulang, ia menekankan bahwa prospek saat ini menghadirkan ambang penting bagi pembeli.
Dalam analisis terpisah, Steph is Crypto membagikan target harga yang lebih ambisius, menunjukkan bahwa XRP bisa mencapai 5 dolar lebih cepat dari perkiraan jika kondisi pasar mendukung. Ekspektasi ini menjadi sorotan, terutama dengan munculnya sinyal pemulihan pada indikator teknikal.
Perubahan Momentum pada Grafik Mingguan
Perkembangan penting lain bagi XRP adalah RSI pada time frame mingguan yang melampaui moving average-nya. Menurut analis, breakout ini umumnya terjadi ketika momentum pasar beralih dari penjual ke pembeli. Setiap breakout serupa yang diamati pada grafik mingguan sejak 2024 telah menghasilkan kenaikan harga signifikan pada minggu-minggu berikutnya.
Di sisi harga, XRP telah diperdagangkan dalam rentang lebar antara $1,77 dan $2,41 sejak pertengahan November 2025. Reli lima hari di awal 2026 memungkinkan harga menembus moving average 50 hari harian, yang telah menjadi resistensi signifikan dalam waktu lama. Apakah level ini dapat dipertahankan sebagai support dalam jangka pendek akan menjadi kunci bagi kelanjutan pergerakan naik.
Ambang kritis pertama dalam pergerakan naik muncul pada level $2,56. Jika area ini terlewati, target $3 dan $3,5 secara teknikal bisa menjadi relevan. Sementara itu, minat korporat terus berkembang, dengan Evernorth yang bergerak di bidang kesehatan dan asuransi, mengumumkan bahwa mereka sedang menjajaki use case manajemen likuiditas dan treasury bersama Doppler Finance.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Ketentraman" menjadi norma baru di pasar valuta asing: Jual volatilitas, lakukan arbitrase, tetapi lembaga memperingatkan kemungkinan "bom waktu" telah ditanam
"Mode 'tidak akan terjadi apa-apa' menjadi norma baru bagi para trader forex."
Penemuan tambang berkesinambungan sepanjang 905 meter! Potensi sumber daya emas-tembaga Auro Metals kembali terbukti, eksplorasi tahap kedua mendorong pertumbuhan jangka panjang
Auro Metals Inc. kembali mengumumkan berita eksplorasi penting, dengan fase pertama pengeboran tambang tembaga-emas Santa Barbara sekali lagi mencapai hasil terobosan.
JPMorgan: Kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri tren naik saham AS, suku bunga jangka panjang, kebijakan fiskal, dan geopolitik adalah risiko yang sebenarnya
JPMorgan berpendapat bahwa kenaikan suku bunga tidak berarti akhir dari logika kenaikan pasar saham AS, karena belanja modal AI dan laba perusahaan masih dapat menopang pasar ekuitas. Namun, defisit fiskal, pasokan obligasi, dan risiko geopolitik akan terus mendorong kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang. Hal yang benar-benar perlu diwaspadai adalah jika imbal hasil obligasi AS 10 tahun dengan cepat mendekati 5,5%-6%; pada saat itu, tekanan terhadap saham-saham pertumbuhan dengan valuasi tinggi kemungkinan akan meningkat secara signifikan.
Solidigm, anak perusahaan SK hynix (SKHY.US), mempertimbangkan membangun pabrik NAND di Amerika Serikat, tetapi masih ada hambatan biaya dan politik
Menurut sumber yang mengetahui, anak perusahaan SK Hynix (SKHY.US), Solidigm, sedang mempertimbangkan pembangunan pabrik chip flash NAND di Amerika Serikat.
