Departemen perdagangan JPMorgan bersikap "hati-hati" terhadap saham AS setelah muncul kabar penyelidikan oleh Federal Reserve
Odaily melaporkan bahwa divisi perdagangan sekuritas JPMorgan menyatakan bahwa serangan terbaru pemerintahan Trump terhadap independensi Federal Reserve setidaknya menimbulkan ancaman jangka pendek bagi pasar saham Amerika Serikat. Berita tentang Federal Reserve yang menghadapi penyelidikan pidana mengguncang pasar Amerika pada Minggu malam, menyebabkan penurunan indeks berjangka dan dolar AS, serta arus dana masuk ke aset safe haven seperti emas. Andrew Tyler, Kepala Intelijen Pasar Global JPMorgan, mengatakan: "Meskipun faktor makro dan fundamental perusahaan mendukung posisi bullish secara taktis, risiko terhadap independensi Federal Reserve menjadi faktor penekan di pasar, sehingga kami tetap berhati-hati dalam jangka waktu yang sangat singkat. Risiko seputar independensi Federal Reserve dapat mendorong kinerja pasar Amerika Serikat tertinggal dalam jangka pendek." (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Barclays: Bank Sentral Inggris memperlambat langkah pengurangan neraca diharapkan dapat meredakan tekanan pasar repo dan obligasi pemerintah Inggris
Strategi dari Barclays menyatakan bahwa rencana Bank of England untuk memperlambat laju penjualan obligasi akan meredakan tekanan pada operasi repo, sekaligus memberikan dukungan bagi obligasi pemerintah Inggris jangka panjang yang sedang mengalami tekanan.
