JPMorgan: Arus masuk dana ke pasar kripto diperkirakan akan terus tumbuh pada tahun 2026
Odaily melaporkan bahwa laporan terbaru dari JPMorgan menunjukkan bahwa setelah mencapai rekor tertinggi sekitar 130 billions USD pada tahun 2025, dana yang mengalir ke pasar kripto diperkirakan akan terus tumbuh pada tahun 2026, meningkat sekitar sepertiga secara tahunan. Analisis menunjukkan bahwa dana baru ini akan semakin didominasi oleh investor institusional.
JPMorgan menyatakan bahwa undang-undang regulasi kripto yang lebih jelas di Amerika Serikat, seperti “Clarity Act”, berpotensi mendorong adopsi aset digital oleh institusi, serta meningkatkan investasi VC, merger & akuisisi, dan aktivitas IPO di bidang penerbit stablecoin, perusahaan pembayaran, bursa, dompet, infrastruktur blockchain, dan kustodian. Perhitungan institusi ini menggabungkan beberapa indikator, termasuk arus dana ETF, arus dana implisit dari futures CME, penggalangan dana VC kripto, serta pembelian Digital Asset Treasury (DAT).
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tingkat gagal bayar kredit swasta di Amerika Serikat naik menjadi 6,3%, mencetak rekor baru, sementara tingkat gagal bayar di industri perangkat lunak turun menjadi 0,6%.
Menurut laporan terbaru dari Fitch, tingkat gagal bayar kredit swasta AS yang melacak 1.300 peminjam naik menjadi 6,3% pada akhir Agustus dalam 12 bulan terakhir, melampaui rekor tertinggi sebelumnya sebesar 6,1% pada Juli. Tingkat gagal bayar di sektor layanan kesehatan, industri, dan manufaktur masing-masing mencapai 9,9%, sedangkan sektor perangkat lunak teknologi justru turun menjadi 0,6%. Meskipun kekhawatiran akan disrupsi AI memberikan tekanan pada industri perangkat lunak, hal tersebut belum secara signifikan mempengaruhi kualitas kredit di sektor ini.
Data: ETH menembus 2.600 dolar AS
Saham Bank of America turun 6%! CEO mengatakan pendapatan perdagangan pada kuartal ketiga stagnan, dan pendapatan investment banking tidak sesuai harapan
CEO Bank of America, Brian Moynihan, menyatakan bahwa pendapatan perdagangan bank pada kuartal ini akan "relatif stabil" dibandingkan kuartal ketiga tahun lalu, yang sangat kontras dengan lonjakan pendapatan di Wall Street pada paruh pertama tahun ini. Selain itu, biaya bisnis perbankan investasi diperkirakan berkisar antara 1,6 hingga 1,8 miliar dolar AS, lebih rendah dari ekspektasi pasar yang mendekati 2 miliar dolar AS.
