Insight: Likuiditas Global Terus Meningkat, Pasar Cryptocurrency Mungkin Akan Melihat Pembalikan Tren yang Didukung oleh Kebijakan dan Stablecoin
BlockBeats News, 8 Maret, salah satu pendiri dan CEO Real Vision, Raoul Pal, menulis, "Likuiditas global adalah faktor makro paling signifikan dalam sejarah. Sejak 2012, korelasinya sekitar 90% dengan Bitcoin dan hingga 97% dengan Nasdaq 100 Index. Saat ini, likuiditas global tumbuh pada tingkat tahunan sekitar 10%, tanpa tanda-tanda melambat.
GMI Financial Conditions Index biasanya memimpin likuiditas global sekitar 6 bulan, dan saat ini, indeks tersebut tetap berada dalam kondisi longgar secara konsisten. AS kemungkinan akan melihat lebih banyak penurunan suku bunga di masa depan, yang akan meningkatkan pendapatan yang dapat dibelanjakan, sehingga meningkatkan keinginan untuk berinvestasi pada aset berisiko. CLARITY Act kemungkinan akan disahkan, membawa arus dana baru. Banyak bank dan institusi manajemen aset sangat ingin menggunakan teknologi ini, dan undang-undang tersebut akan memberikan kerangka regulasi yang jelas untuk hal ini. Stablecoin tumbuh pesat, dengan peningkatan penerbitan sebesar 50% tahun lalu dan masih terus meningkat. Saat ini, AS memiliki lingkungan pemerintah yang paling ramah terhadap kripto dalam sejarah.
Akhirnya, agen AI sudah di depan mata dan mungkin akan membawa pertumbuhan eksponensial, membentuk pasar besar yang benar-benar baru. Sementara itu, pasar kripto masih dalam keadaan panik, dengan sebagian besar indikator menunjukkan bahwa pasar mendekati salah satu level oversold terbesar dalam sejarah. Indikator DeMark mingguan diperkirakan akan membentuk struktur dasar yang sangat solid dalam dua minggu ke depan. Jika terjadi penurunan lebih lanjut, hal ini dapat menyelesaikan resonansi sinyal harian dan mingguan, yang dapat menyebabkan potensi pembalikan tren secara menyeluruh. Faktor risiko terbesar saat ini adalah: berapa lama harga minyak akan tetap tinggi. Dua minggu ke depan adalah jendela observasi yang krusial. Saya percaya semua ini pada akhirnya akan berkembang secara positif."
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
