Trump dan Modi Bahas Timur Tengah; Musk Bergabung dalam Panggilan
Pada 28 Maret, diketahui pada 27 Maret waktu setempat bahwa pengusaha Amerika Elon Musk juga ikut serta ketika Presiden AS Trump berbicara dengan Perdana Menteri India Modi mengenai situasi di Timur Tengah. Sangat jarang seorang pengusaha swasta tanpa jabatan resmi ikut dalam percakapan antara para pemimpin negara, terutama ketika percakapan tersebut menyangkut isu keamanan nasional. Diketahui bahwa percakapan ini terutama berfokus pada eskalasi situasi di Timur Tengah, dengan penekanan khusus pada kendali Iran atas Selat Hormuz. Selat ini merupakan jalur penting untuk transportasi minyak dan gas global, dan gangguan pengiriman saat ini telah menyebabkan kenaikan harga energi serta mempengaruhi pasar global. Masih belum jelas mengapa Musk ikut serta dalam percakapan tersebut atau apakah ia berbicara selama panggilan itu. Dilaporkan bahwa Musk memiliki investasi di negara-negara Timur Tengah dan juga sedang berupaya memperluas kehadiran bisnisnya di pasar India. (CCTV News)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Total (TTE.US) bekerja sama dengan Mistral: investasi 100 juta euro dalam eksplorasi AI, "AI kedaulatan" Eropa diterapkan pada skenario inti sektor energi
TotalEnergies (TTE.US) akan bekerja sama dengan startup kecerdasan buatan asal Prancis, Mistral AI, untuk memanfaatkan kecerdasan buatan dalam meningkatkan kemampuan eksplorasi minyak dan gas, serta memperpanjang umur operasional ladang minyak yang sudah ada.


Indeks Nifty 50 India ditutup turun 1,19%.
Untuk pertama kalinya sejak 2017! Permintaan barang mewah melemah, LVMH keluar dari sepuluh besar nilai pasar di Eropa
LVMH sebelumnya merupakan saham dengan kapitalisasi pasar tertinggi di Eropa, namun terdepak dari sepuluh besar akibat lesunya industri barang mewah.

