AS Amerika Serikat Mengizinkan Kapal Tanker Minyak Rusia Berlayar ke Kuba
Pada 30 Maret, menurut The New York Times, seorang pejabat Amerika Serikat yang mengetahui soal tersebut mengungkapkan bahwa Penjaga Pantai Amerika Serikat telah mengizinkan sebuah kapal tanker minyak Rusia yang membawa minyak mentah untuk berlayar ke Kuba, sebuah langkah yang memberikan pasokan energi yang sangat dibutuhkan bagi negara kepulauan tersebut. Hal ini terjadi setelah berbulan-bulan penerapan blokade minyak yang efektif oleh pemerintahan Trump. Menurut penyedia data maritim MarineTraffic, kapal tanker yang dimiliki oleh pemerintah Rusia dan mengangkut sekitar 730.000 barel minyak itu berada kurang dari 15 mil dari perairan teritorial Kuba pada Minggu sore. Dengan kecepatan 12 knot, kapal tersebut diperkirakan akan memasuki perairan Kuba pada Minggu malam. Kapal tanker minyak tersebut diperkirakan akan tiba di pelabuhan Matanzas, Kuba pada hari Selasa. (Golden Ten Data)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

TD Cowen menurunkan target harga McDonald's menjadi 282 dolar AS
