Dolar AS Naik ke Level Tertinggi dalam 11 Bulan, GBP/USD Turun di Bawah Level Support, Indikator FX Menunjukkan Ketidakpastian
Dolar AS Melonjak ke Level Tertinggi dalam Hampir Satu Tahun
Dolar AS naik ke titik terkuat dalam 11 bulan terakhir, didorong oleh ketidakpastian geopolitik yang berkelanjutan dan ekspektasi yang berubah terkait suku bunga. Meskipun momentum naik ini, pergerakan di antara pasangan mata uang utama menunjukkan tanda-tanda keraguan, dengan beberapa berhenti di ambang teknis yang penting.
Sementara pound Inggris terhadap dolar AS mengalami penurunan paling tajam, mata uang lain berada di dekat level dukungan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja dolar kemungkinan akan tidak merata dalam jangka pendek.
Pada hari Senin, indeks dolar AS mencatat hari kelima berturut-turut mengalami kenaikan, menembus level yang belum terlihat sejak tahun lalu dan melanjutkan tren bullish dari minggu sebelumnya. Risiko geopolitik yang meningkat tetap bertahan, terutama setelah Iran menepis inisiatif perdamaian Trump sebagai "tidak realistis," sementara AS tetap pada posisinya.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menandatangani perjanjian daya komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan Rum Group, perusahaan yang terkait dengan Trump
Anthropic dan Rum Group menandatangani perjanjian komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan jangka waktu enam tahun. Inti dari perjanjian tersebut adalah pusat data yang masih dalam pembangunan di Georgia. Rum Group sebelumnya dikenal sebagai platform video konservatif Rumble, dan investor awalnya termasuk wakil presiden Amerika Serikat saat ini, Vance.
Apakah pemilihan paruh waktu akan menyebabkan pasar saham AS runtuh? Sejarah 75 tahun memberikan jawaban yang tidak terduga
Saat ini, kurang dari delapan minggu menuju pemilu paruh waktu, salah satu ketidakpastian terbesar di Wall Street semakin mendekat. Namun, apakah pergantian kekuasaan di Kongres akan menyebabkan pasar saham jatuh? Melihat kembali sejarah 75 tahun, jawabannya mengejutkan, dan pada akhirnya cenderung optimis.

Pratinjau makro saham AS minggu ini (14 September–18 September)
