Satoshi Protocol Layer2 diluncurkan, mekanisme komputasi dan tata kelola on-chain telah diperbarui
Menurut ChainCatcher, jaringan penyelesaian Layer2 dari Protokol Satoshi resmi diluncurkan pada 6 April, dengan peningkatan dan optimasi pada kemampuan statistik dan komputasi data on-chain.
Dari sisi teknologi, Layer2 mendukung perhitungan kumulatif secara mendalam di on-chain, sehingga dapat mencerminkan ukuran tim dan data bisnis di on-chain secara lebih akurat serta meningkatkan efisiensi penanganan pada skenario yang kompleks.
Dalam hal tata kelola, protokol telah mengalihkan wewenang inti ke smart contract multi-signature dan menerapkan model tata kelola dua jalur di mana 50% suara dipegang oleh pengembang dan 50% oleh anggota inti komunitas, dengan ambang eksekusi sebesar 65%, sehingga semakin meningkatkan tingkat desentralisasi.
Pembaruan kali ini menyelesaikan transisi protokol menuju otonomi komunitas, serta memberikan referensi teknologi dan tata kelola bagi sektor DeFi.

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
Pergerakan saham AS | Corning (GLW.US) turun lebih dari 8% di pra-pasar, berencana melakukan penerbitan saham tambahan untuk mengumpulkan dana hingga 2 milyar USD
Perusahaan mengumumkan rencana penerbitan saham baru yang dapat mengumpulkan dana hingga 2 miliaran dolar AS.

