Direktur Riset Grayscale: Jika Bitcoin Naik dalam Beberapa Hari ke Depan, Ini Bisa Dianggap Sebagai Awal Fase 1 Pasar Bullish
BlockBeats News, 22 April: Direktur Riset Grayscale, Zach Pandl, merilis laporan yang menyatakan bahwa harga Bitcoin sempat menyentuh titik terendah sekitar $63.000 pada 5 Februari dan sejak itu telah rebound lebih dari 20%, kini berada di sekitar $76.000—sedikit di atas harga rata-rata pembelian pembeli baru-baru ini.
Berkat transparansi penuh blockchain Bitcoin, basis biaya setiap transaksi dapat dilacak. Analis sering memusatkan perhatian pada metrik yang disebut "Realized Price," yaitu harga rata-rata tertimbang pada saat pergerakan terakhir on-chain untuk seluruh koin yang beredar. Harga realisasi Bitcoin yang diperdagangkan dalam 1 hingga 3 bulan terakhir berada di sekitar $74.000, menandakan bahwa pembeli baru-baru ini telah mencapai titik impas. Jika harga Bitcoin terus naik dalam beberapa hari ke depan, lebih banyak pembeli terbaru akan beralih ke posisi keuntungan (PnL positif), yang biasanya dianggap sebagai salah satu sinyal awal dari fase pertama pasar bullish.
Inti laporan: Meskipun harga Bitcoin masih jauh di bawah puncak Oktober tahun lalu, banyak pembeli baru-baru ini telah kembali ke titik impas, yang mengindikasikan bahwa Bitcoin mungkin telah membentuk fondasi pasar yang cukup solid di kisaran $65.000 hingga $70.000.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
