Premi bahan bakar minyak sulfur tinggi turun dari posisi tinggi karena permintaan bahan bakar kapal hilir yang lemah membebani pasar spot.
- Akibat lemahnya permintaan hilir yang menyebabkan penurunan harga penawaran, premi spot minyak bahan bakar sulfur tinggi Asia melemah menjelang akhir pekan ini, menghapus kenaikan awal minggu. Selisih harga spot 380cst bahan bakar sulfur tinggi telah turun di bawah 25 dolar AS per ton, sementara pada pertengahan minggu sekitar 39 dolar AS, dengan penawaran spot akhir Mei dan awal Juli juga menunjukkan pelemahan.
- Terpengaruh oleh menurunnya permintaan, selisih harga minyak bahan bakar kapal 380cst sulfur tinggi yang diserahkan di Singapura telah berubah menjadi diskonto. Menurut sumber perdagangan, meskipun pasokan dari Timur Tengah menurun, pasokan spot tetap tersedia. Pada bulan Mei, selisih harga crack 380cst sulfur tinggi terhadap Brent ditutup dengan premi mendekati 1,90 dolar AS per barel.
- Margin penyulingan nafta tetap stabil karena meningkatnya ketegangan di Teluk, para pedagang mengawasi secara ketat potensi gangguan pasokan di Selat Hormuz. Selisih harga crack nafta terhadap Brent diperdagangkan pada 214,58 dolar AS per ton, dengan backwardation tetap stabil di 60 dolar AS per ton.
- Backwardation di pasar swap diesel Asia melebar, sementara selisih harga antara Timur dan Barat menyempit, dan penjualan oleh penyuling belum selesai. Beberapa sumber perdagangan menyatakan bahwa dengan kilang mempertahankan tingkat operasi yang lebih tinggi dibandingkan Mei, pasokan pada Juni diperkirakan akan terus meningkat. Margin penyulingan diesel sedikit naik dari hari perdagangan sebelumnya menjadi hampir 49,5 dolar AS per barel, namun masih lebih rendah lebih dari 10 dolar AS dibandingkan seminggu lalu.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Pergerakan saham AS | Saham konsep emas, perak, dan logam non-ferrous turun secara umum, saham Harmony Gold (HMY.US) turun 6%
Pada hari Senin, saham konsep logam mulia seperti emas dan perak, serta logam non-ferro mengalami penurunan secara luas, dengan Harmoni Gold (HMY.US) turun 6%.

Saham AS mengalami pergerakan | Saham chip sebagian besar turun, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%
Pada hari Senin, saham chip mengalami penurunan secara luas, Intel (INTC.US) turun lebih dari 7%, SK Hynix (SKHY.US) dan SanDisk (SNDK.US) turun 7%.

Anthropic menggandeng perusahaan terkait Trump, RUM Group (RUM.US)! Kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar memicu kekhawatiran konflik kepentingan
Anthropic telah menandatangani kontrak komputasi senilai 13,7 miliar dolar AS dengan RUM Group untuk jangka waktu enam tahun. Hubungan dekat RUM Group dengan Trump juga memicu kekhawatiran tentang potensi konflik kepentingan.

Data historis menunjukkan bahwa satu kali kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri bull market, siklus pengetatan yang lengkap adalah ancaman sebenarnya.
Sejak tahun 1945, S&P 500 telah mengalami 12 kali bear market dengan penurunan lebih dari 20% dan 4 kali koreksi mendalam antara 18% hingga 20%. Di antaranya, 6 kali terjadi setelah siklus kenaikan suku bunga yang secara langsung menyebabkan resesi ekonomi, sementara dua kali lainnya tidak berkaitan dengan kenaikan suku bunga maupun resesi. Goldman Sachs menilai bahwa pasar telah mengantisipasi beberapa kali kenaikan suku bunga; Morgan Stanley memperingatkan bahwa kenaikan yield dapat memicu koreksi; sedangkan JPMorgan lebih fokus pada harga minyak dan profitabilitas.
