Cathie Wood: Data inflasi kemungkinan akan berada di bawah ekspektasi pasar dalam 6 hingga 9 bulan ke depan
Pada 9 Mei, Cathie Wood, pendiri, CEO, dan Chief Investment Officer ARK Invest, menyatakan bahwa sinyal penting dalam data pasar saat ini adalah meskipun harga minyak mengalami kenaikan signifikan dalam tiga bulan terakhir, kurva imbal hasil tetap mengalami perataan. Secara historis, dalam siklus ekonomi tradisional, jika Federal Reserve mengambil langkah pelonggaran moneter sebagai respons terhadap guncangan energi, kurva imbal hasil seharusnya mengalami penanjakan, bukan perataan. Namun, pada putaran guncangan energi kali ini, Federal Reserve tidak memberikan dukungan pelonggaran moneter. ARK Invest menilai pasar obligasi mungkin telah mulai memperhitungkan kekuatan yang lebih mendalam: efek deflasi yang disebabkan oleh peningkatan produktivitas di seluruh masyarakat yang dimungkinkan oleh kecerdasan buatan dan teknologi. ARK Invest memperkirakan data inflasi dalam 6 hingga 9 bulan mendatang kemungkinan berada di bawah ekspektasi pasar. Jika penilaian ini benar, hal tersebut akan berdampak signifikan terhadap tren suku bunga dan saham berdurasi panjang. (Dongxin News Agency)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Buku besar AI Oracle melakukan dua pengurangan sekaligus: pemotongan 13% karyawan dilaksanakan, dan pendiri membatalkan rencana penjualan saham senilai lebih dari 7,5 miliar dolar AS.
Oracle memulai putaran baru PHK, dengan beberapa tim mengalami pengurangan hingga dua digit. Jumlah karyawan untuk tahun fiskal 2026 diperkirakan akan berkurang sekitar 21.000 orang dibanding tahun sebelumnya, atau turun sekitar 13%. Perusahaan menekan biaya tenaga kerja untuk mendanai ekspansi infrastruktur AI. Berita ini menyebabkan harga saham sempat anjlok lebih dari 5%, dan turun sekitar 25% sejak awal tahun. Wall Street bersikap hati-hati terhadap pengembalian investasinya; Morgan Stanley mempertahankan peringkat "netral" dan menekankan bahwa margin keuntungan adalah kunci penilaian ulang valuasi.
