Analisis: Hedge fund dengan cepat menarik diri dari aset safe haven dan beralih ke saham Asia yang oversold, obligasi pemerintah AS, serta sektor konsumsi
Menurut Odaily, perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran akan resmi ditandatangani pada hari Jumat ini, menandai titik balik besar bagi pasar global. Hedge fund dengan cepat menarik diri dari aset safe haven dan beralih ke saham Asia yang telah turun tajam, obligasi negara AS, serta sektor konsumsi, guna mengembalikan logika profit pasar sebelum perang. Saat ini, para manajer hedge fund global sedang membuka kembali “skenario sebelum perang” untuk mencoba mendapatkan keuntungan premium putaran pertama setelah inflasi mereda.
Dalam pasar obligasi, hedge fund sedang secara aktif berspekulasi terhadap “pergeseran hawkish” The Fed. Grey Value Management dari Florida dan Reed Capital dari Singapura sama-sama optimis terhadap obligasi negara AS berjangka pendek. Analisis menunjukkan bahwa karena harga minyak yang turun telah meredakan inflasi biaya, para trader secara signifikan mengurangi taruhan pada kenaikan suku bunga The Fed. Saat ini, imbal hasil obligasi negara AS dua tahun telah turun secara signifikan, dan dibandingkan dengan obligasi jangka panjang, pelepasan premi safe haven memberikan nilai alokasi yang lebih stabil.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Lagarde menegaskan akan meninggalkan European Central Bank pada tahun 2027 tetapi menolak memberikan tanggal pasti.
Christine Lagarde menegaskan kembali bahwa dia akan mengundurkan diri sebagai Presiden European Central Bank pada tahun 2027, namun menolak untuk mengungkapkan apakah dia akan tetap menjabat hingga masa jabatannya berakhir pada Oktober tahun depan.
