Bank Sentral Eropa memperluas cakupan investigasi risiko kredit privat ke lebih dari 20 bank.
Golden Ten Data, 15 Juni — Menurut laporan media asing, Bank Sentral Eropa telah memperluas jumlah bank yang dicakup dalam penyelidikan terkait keterkaitan kredit swasta sekitar dua kali lipat, di tengah tekanan penurunan kepercayaan investor terhadap sektor tersebut. Sumber yang mengetahui masalah ini menyatakan bahwa tahun ini Bank Sentral Eropa meminta lebih dari 20 bank untuk memberikan informasi lebih rinci tentang eksposur kredit privat mereka, sementara dalam beberapa putaran investigasi sebelumnya jumlahnya sekitar 12 bank. Sumber tersebut juga menyebutkan bahwa bank yang memiliki keterkaitan substansial dengan kredit swasta harus melaporkan rincian terkait setiap tahun. Dalam beberapa bulan terakhir, seiring beberapa dana terpaksa membatasi penebusan investor, pengawasan terhadap sektor ini dari regulator semakin meningkat. Meskipun kredit privat di kawasan euro jauh lebih kecil dibandingkan dengan Amerika Serikat, regulator tetap khawatir bank-bank tradisional belum cukup sigap dalam mengidentifikasi dan menghitung eksposur risiko terkait. Anggota Komite Pengawasan Perbankan Bank Sentral Eropa Sharon Donnery pekan lalu mengatakan: “Dibandingkan dengan aset lain di neraca bank, eksposur risiko ini secara keseluruhan masih relatif terbatas, tetapi pertumbuhannya sangat cepat. Masalah utama bukan hanya besarnya eksposur, tetapi juga apakah bank mampu mengonsolidasikan dan mengidentifikasi risiko tersebut secara efektif.”
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data: Volume posisi kontrak BTC di seluruh jaringan meningkat sebesar 8,21% dalam 24 jam terakhir
