Blockchain Digital Infrastructure mengubah nama menjadi AIB Data Centers dan beralih ke bidang infrastruktur AI.
Odaily melaporkan bahwa pengembang dan operator infrastruktur digital yang tercatat di bursa saham AS, Blockchain Digital Infrastructure, mengumumkan perubahan nama menjadi AIB Data Centers. Nama baru tersebut akan mulai berlaku pada 25 Juni 2026 dan akan digunakan untuk perdagangan mulai 26 Juni. Perusahaan ini sepenuhnya beralih ke sektor infrastruktur pusat data AI. Pada awal bulan ini, perusahaan mengumumkan telah mengumpulkan dana sebesar 55 juta dolar AS melalui penerbitan saham biasa untuk mendukung pembangunan infrastruktur digital hosting AI dan komputasi berkinerja tinggi guna menunjang pertumbuhan bisnisnya. (Globenewswire)
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data: Volume posisi kontrak BTC di seluruh jaringan meningkat sebesar 8,21% dalam 24 jam terakhir
