Pasar saham Amerika Serikat tetap stabil pada awal perdagangan, para pelaku pasar masih optimis terhadap saham teknologi dan chip.
Pasar saham Amerika Serikat stabil pada awal perdagangan Selasa, karena kepercayaan pasar terhadap kesepakatan antara Amerika dan Iran semakin meningkat, mendorong harga minyak melemah. SpaceX memperbesar kenaikan, sementara sentimen pasar secara keseluruhan tetap kuat. Pada pukul 10:19 waktu New York, indeks S&P 500 nyaris tidak berubah, indeks Nasdaq 100 turun 0,3%, dan Dow Jones menguat 0,8%. Indeks Semikonduktor Philadelphia turun 0,6%. Dengan Amerika dan Iran yang bersiap menandatangani perjanjian damai sementara pada hari Jumat, para trader mencari petunjuk dari para pengambil kebijakan terkait dampak perang. Bank of Japan menaikkan suku bunga seperti yang diperkirakan, namun sebagian besar bank sentral di negara maju, termasuk Federal Reserve, pada minggu ini diperkirakan akan mempertahankan kebijakan yang sama.Dalam sebuah laporan, para ahli strategi dari Deutsche Bank seperti Henry Allen menulis bahwa kesepakatan Amerika-Iran “mendorong gelombang optimisme di berbagai kelas aset.” Mereka menyatakan bahwa kekhawatiran inflasi mulai mereda dan investor tengah “mengeliminasi kemungkinan stagflasi.” Allen secara khusus menyoroti kenaikan saham teknologi, terutama Indeks Semikonduktor Philadelphia yang pada hari Senin ditutup di rekor tertinggi.Survei oleh Bank of America menunjukkan bahwa mayoritas investor percaya ketakutan akan kehilangan potensi keuntungan masih mendorong perdagangan saham AI, yang berarti tren panas saham AI diperkirakan akan berlanjut. Analis Wedbush, Dan Ives, menulis dalam sebuah laporan bahwa "pencatatan saham SpaceX merupakan titik balik penting bagi seluruh industri teknologi," dan hal ini juga berdampak positif bagi rencana IPO OpenAI dan Anthropic yang akan datang. Ia menyatakan: “Industri teknologi dan perdagangan chip masih mempunyai ruang kenaikan yang besar dalam beberapa bulan mendatang. Tren permintaan yang kuat yang baru-baru ini kami temui dalam survei di Asia semakin memperkuat keyakinan kami untuk terus memegang saham teknologi hingga paruh kedua 2026, dengan trajektori pertumbuhan yang akan semakin kuat.”Fokus pasar kini beralih ke pertemuan pertama Federal Reserve yang dipimpin oleh Kevin Warsh sebagai ketua. Warsh kemungkinan besar tidak akan mengajukan prediksi suku bunganya sendiri dalam dot plot yang sangat mendapat perhatian, memutus kebiasaan di era Jerome Powell, Janet Yellen, dan Ben Bernanke, sehingga cara komunikasi Federal Reserve dengan pasar bisa mengalami perubahan.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!