Gubernur Bank Sentral Iran: MOU Memerlukan AS untuk Mencairkan Aset Iran
Pada 17 Juni, Abdolnaser Hemmati, Gubernur Bank Sentral Iran, menyatakan pada 16 Juni waktu setempat bahwa dalam proses merancang ketentuan terkait pencairan aset sesuai nota kesepahaman (MOU) antara Iran-AS, semua pengalaman masa lalu dan kasus historis telah sepenuhnya dipertimbangkan. Upaya telah dilakukan untuk memastikan bahwa mekanisme yang ditetapkan dalam perjanjian ini memberikan tingkat jaminan tertinggi bagi akses dan penggunaan dana yang lancar. Hemmati menyebutkan bahwa ketentuan dalam MOU ini secara jelas menetapkan kewajiban Amerika Serikat terkait pencairan aset, dan kewajiban ini bersifat jelas dan dapat ditegakkan, sehingga Amerika Serikat diwajibkan memenuhi komitmennya. Ia juga menekankan setelah penandatanganan dan pelaksanaan MOU, verifikasi teknis dan perbankan yang diperlukan akan dilakukan untuk memastikan apakah aset benar-benar telah dicairkan dan dapat digunakan. Hemmati menyatakan bahwa dana yang telah dicairkan tersebut merupakan milik Bank Sentral Iran, dan pengelolaan, alokasi, serta penggunaannya akan ditetapkan dalam kerangka hukum kewenangan bank sentral. Bank sentral akan mengatur penggunaan dana berdasarkan kebutuhan nasional, kondisi ekonomi, dan prioritas devisa.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Penyesuaian indeks saham AS akan berlaku mulai Senin depan: Bloom Energy (BE.US) dan Everpure (P.US) termasuk ke dalam S&P 500, perubahan juga terjadi pada saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil.
Bloom Energy, Illumina, dan Everpure akan dimasukkan ke dalam indeks S&P 500, sementara beberapa perusahaan lainnya akan dimasukkan ke dalam indeks S&P 100, S&P MidCap 400, dan S&P SmallCap 600.
Federal Reserve ulangi kenaikan suku bunga seperti tahun 2022? Bank of America memperingatkan: perkiraan suku bunga kembali ke atas 5%, menyarankan short obligasi pemerintah AS tenor dua tahun
Bank of America memperingatkan bahwa di bawah kepemimpinan Waller, Federal Reserve mungkin menaikkan suku bunga di atas 5%, mengulang peristiwa tahun 2022.
OpenAI diperkirakan akan menghabiskan dana lebih dari $278 milyar sebelum tahun 2030, dengan target pendapatan sebesar $350 milyar dalam periode yang sama.
OpenAI diperkirakan akan mengalami arus kas bebas negatif hingga 278 miliar dolar dalam lima tahun ke depan. Hanya untuk kapasitas komputasi dan infrastruktur saja, total pengeluaran hingga sebelum 2030 akan mencapai sekitar 856 miliar dolar. Perusahaan memperkirakan pendapatan tahun 2030 sebesar 350 miliar dolar, sementara pendapatan tahun 2026 diperkirakan mencapai 36 miliar dolar dengan total pendapatan gabungan dari 2026 hingga 2030 sekitar 840 miliar dolar.
