Tingkat Ancaman Keamanan di Selat Hormuz Turun menjadi "Sedang," Lalu Lintas Kapal Mulai Kembali tetapi Gangguan Tetap Berlanjut
BlockBeats News, 22 Juni, laporan terbaru dari Joint Maritime Information Center (JMIC) menunjukkan bahwa tingkat ancaman keamanan di Selat Hormuz telah diturunkan dari level tertinggi menjadi "sedang." Jumlah kapal yang melintasi rute Oman dan Iran mulai meningkat, menandakan situasi mulai mereda.
Namun, JMIC juga memperingatkan bahwa sinyal navigasi di jalur perairan tersebut masih mengalami gangguan, dan Iranian Revolutionary Guard terus mengeluarkan panggilan kepada kapal yang lewat, menandakan bahwa risiko navigasi belum sepenuhnya hilang.
Saat ini situasinya masih dinamis, dan industri pelayaran beserta pasar terkait terus memantau perkembangan lebih lanjut secara ketat.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Data center terkait Meta (META.US) mendapatkan penawaran empat kali lipat untuk obligasi sampah pertama, permintaan yang tinggi mendorong penerbitan dengan premi.
Penerbitan obligasi sampah pertama dari pusat data milik Meta Platforms menarik permintaan lebih dari empat kali lipat dari total emisi, dengan hasil imbalan yang menarik juga memikat para investor.
Penyesuaian indeks saham AS akan berlaku mulai Senin depan: Bloom Energy (BE.US) dan Everpure (P.US) termasuk ke dalam S&P 500, perubahan juga terjadi pada saham-saham berkapitalisasi menengah dan kecil.
Bloom Energy, Illumina, dan Everpure akan dimasukkan ke dalam indeks S&P 500, sementara beberapa perusahaan lainnya akan dimasukkan ke dalam indeks S&P 100, S&P MidCap 400, dan S&P SmallCap 600.
Federal Reserve ulangi kenaikan suku bunga seperti tahun 2022? Bank of America memperingatkan: perkiraan suku bunga kembali ke atas 5%, menyarankan short obligasi pemerintah AS tenor dua tahun
Bank of America memperingatkan bahwa di bawah kepemimpinan Waller, Federal Reserve mungkin menaikkan suku bunga di atas 5%, mengulang peristiwa tahun 2022.
