Futures saham AS anjlok karena saham teknologi utama memimpin penurunan
Pada 23 Juni, futures saham AS turun pada hari Selasa akibat aksi jual pada saham teknologi utama, yang juga berdampak pada saham-saham terkait AI di Asia. Investor sedang menunggu perkembangan lebih lanjut dalam negosiasi antara AS dan Iran. Sektor teknologi Asia mengalami kemunduran signifikan pada hari Selasa, mengakhiri reli delapan hari, dengan pasar saham di Jepang dan Korea Selatan mengalami penurunan bersama, dan saham Korea Selatan anjlok hampir 10%. Saat ini, saham-saham teknologi besar menunjukkan volatilitas yang terkoordinasi, dengan Alphabet melemah dan SpaceX menurun seiring euforia IPO yang mulai mereda. Sentimen pasar perlahan-lahan bergeser ke arah kehati-hatian terhadap saham-saham teknologi terkemuka lainnya. Perubahan ini sangat kontras dengan tahun lalu ketika hampir semua perusahaan terkait AI dianggap sebagai 'tambang emas', dan setiap penyebutan AI menarik antusiasme pasar. Namun, saat ini pasar memasuki fase verifikasi di mana investor menuntut agar investasi besar pada infrastruktur AI menghasilkan pengembalian yang nyata. Hal ini terutama terlihat pada perusahaan seperti SpaceX, yang memiliki arus kas negatif namun berhasil mengumpulkan $75 miliar dari IPO-nya. Pergeseran ini membuat sentimen pasar tetap tegang, dengan fokus minggu ini beralih ke pengumuman pendapatan Micron Technology. 'Banyak investor memegang saham AI dan telah memperoleh keuntungan besar; setiap volatilitas dapat mendorong mereka untuk mengurangi posisi guna mengunci laba,' kata Jian Shi Cortesi, manajer dana di GAM Investment Management. 'Saat ini, saham teknologi sangat sensitif terhadap prospek suku bunga dan potensi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve.'
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Tether menerbitkan 500 juta dolar USDT di jaringan Solana
AI yang terus belajar masih memperluas pasar semikonduktor penyimpanan
