Bank sentral Thailand diperkirakan akan mempertahankan suku bunga tetap untuk menjaga ruang kebijakan.
Golden Ten Data melaporkan pada 23 Juni bahwa Bank Sentral Thailand kemungkinan akan tetap mempertahankan suku bunga pada hari Rabu, memilih untuk menjaga ruang kebijakan sambil memantau secara ketat risiko pertumbuhan dan inflasi yang terus berubah. Berdasarkan survei The Wall Street Journal terhadap delapan ekonom, mereka secara bulat memperkirakan para pembuat kebijakan akan mempertahankan kebijakan saat ini, terutama karena Bank Sentral Thailand kemungkinan besar, seperti sebelumnya, akan mengabaikan guncangan inflasi yang didorong oleh sisi penawaran. Penurunan harga minyak baru-baru ini juga mengurangi urgensi untuk bertindak. Selain itu, fakta bahwa ekonomi Thailand mengalami periode inflasi yang sangat rendah sebelum terjadinya konflik juga membantu memberikan efek penyangga. Para ekonom dari Moody’s Analytics memperkirakan Bank Sentral Thailand akan mempertahankan suku bunga kebijakan di angka 1% untuk menjaga sikap akomodatif dan mendukung pertumbuhan ekonomi.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
SpaceX memiliki bobot sebesar 2,82% dalam penyeimbangan ulang indeks Nasdaq 100.
