Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Flipkart, anak perusahaan Walmart, berencana untuk memperluas bisnis quick commerce di India sebelum IPO.

Flipkart, anak perusahaan Walmart, berencana untuk memperluas bisnis quick commerce di India sebelum IPO.

格隆汇格隆汇2026/06/24 00:39
Tampilkan aslinya
Glonghui, 24 Juni — Flipkart, anak perusahaan Walmart, sedang mempercepat ekspansi bisnis "quick commerce" di India dengan rencana menambah 500 gudang komunitas baru di seluruh negeri, dengan fokus pada kota-kota kecil dan menengah untuk bersaing di pasar yang tumbuh pesat senilai 11 miliar dolar AS ini. Langkah ini diambil ketika Flipkart—perusahaan yang bersaing dengan Amazon di sektor e-commerce—bersiap untuk go public di Mumbai, meskipun jadwal pastinya belum ditentukan. Flipkart relatif terlambat masuk ke bidang "quick commerce" di India (yang mengalami pertumbuhan eksplosif di negara ini). Dalam model ini, perusahaan mengirimkan berbagai produk—mulai dari iPhone, cokelat, hingga susu—langsung ke pintu pelanggan dalam waktu 10 hingga 30 menit melalui gudang komunitas, sebuah fenomena yang tengah mengubah pola belanja di negara dengan populasi terbesar di dunia ini. Menurut data Datum Intelligence, Blinkit milik Eternal memiliki lebih dari 2.200 toko di India, sementara Instamart milik Swiggy memiliki lebih dari 1.100 toko. Flipkart sendiri pada hari Selasa menyatakan telah memiliki 1.000 toko dan berencana meningkatkan jumlah tersebut menjadi 1.500 toko dalam beberapa bulan mendatang.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!