Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Opendoor akan menutup bisnisnya di India dan memberhentikan hampir 250 karyawan.

Opendoor akan menutup bisnisnya di India dan memberhentikan hampir 250 karyawan.

格隆汇格隆汇2026/06/24 05:47
Tampilkan aslinya
Glonghui, 24 Juni — Selama bertahun-tahun, strategi andalan Silicon Valley dalam menghadapi kenaikan biaya adalah mengalihdayakan lebih banyak operasi ke luar negeri. Kini, pola baku tersebut benar-benar berubah. Platform transaksi rumah online Opendoor Technologies, yang semakin ambisius secara teknologi, justru tengah memangkas jangkauan bisnis globalnya. Pekan lalu, Opendoor mengumumkan akan menutup operasinya di India dan memangkas hampir 250 karyawan. Padahal kurang dari dua tahun lalu, perusahaan ini masih menganggap India sebagai pusat utama untuk rekayasa dan operasionalnya. Saat ini, perusahaan tengah menjalani restrukturisasi di bawah kepemimpinan CEO Kaz Nejatian. Nejatian, yang bergabung tahun lalu dari Shopify, telah menetapkan strategi untuk membangun kembali Opendoor dengan menitikberatkan pada perangkat lunak dan otomasi, dan menyatakan perusahaan sedang bertransformasi menjadi perusahaan perangkat lunak dan kecerdasan buatan (AI).
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!