Sumber: Insider Orang dalam: Negara-negara Teluk diperkirakan akan mendorong pengecualian biaya transit di Selat
Menurut BlockBeats News pada 24 Juni, sumber yang mengetahui masalah tersebut mengungkapkan bahwa Perdana Menteri Qatar menginisiasi pembahasan terkait di Muscat, ibu kota Oman, pada hari Rabu untuk memfasilitasi pembicaraan antara Iran, negara anggota Gulf Cooperation Council (GCC), dan Irak mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz dan pengaturan operasional di masa depan.
Sumber tersebut menyatakan bahwa meskipun biaya transit secara resmi tidak ada dalam agenda, Iran diperkirakan akan mengusulkan skema seperti biaya lingkungan, biaya navigasi, dan biaya keamanan selama negosiasi. Sementara itu, negara-negara Teluk diperkirakan akan mendorong agar Selat Hormuz tetap bebas biaya transit untuk memastikan kelancaran transportasi energi dan perdagangan di kawasan tersebut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
B Riley menaikkan target harga e.l.f. Beauty menjadi 115 dolar AS
Tether menerbitkan 500 juta dolar USDT di jaringan Solana
