Replimune Group Inc. mengumumkan bahwa Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) secara resmi telah menerima pengajuan ulang Permohonan Izin Biologis (BLA) untuk terapi kandidat RP1 dalam pengobatan melanoma lanjut.
Penerimaan kali ini menandai langkah penting bagi perusahaan tersebut dalam mendorong proses peluncuran terapi imunovirus onkolitik ini ke pasar. FDA telah menetapkan tanggal target peninjauan Prescription Drug User Fee Act (PDUFA) pada 25 Desember 2024. Pengajuan BLA ini terutama didasarkan pada data uji klinis utama CERPASS, yang mengevaluasi kemanjuran dan keamanan RP1 yang dikombinasikan dengan terapi anti-PD-1, LiboLi monoclonal antibody, dibandingkan dengan penggunaan tunggal LiboLi monoclonal antibody pada pasien melanoma stadium lanjut.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Truist menurunkan target harga untuk Onsemi menjadi 75 dolar AS
Hari ini|Ringkasan Berita + Level Support & Resistance Kunci BTC/ETH/SOL

Guggenheim menaikkan target harga Eli Lilly menjadi 1.284 dolar AS
