Bitget App
Trading lebih cerdas
Beli kriptoPasarTradingFuturesEarnAIWawasanSelengkapnya
Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran mendorong obligasi India naik lima hari berturut-turut, namun defisit musim hujan membatasi ruang penurunan.

Gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran mendorong obligasi India naik lima hari berturut-turut, namun defisit musim hujan membatasi ruang penurunan.

汇通财经汇通财经2026/06/29 11:43
Tampilkan aslinya
⑴ Imbal hasil obligasi pemerintah India tenor 10 tahun turun hampir 2 basis poin pada hari Senin menjadi 6,7515%, mencatat penurunan selama lima hari perdagangan berturut-turut dan menjadi level terendah sejak 20 Maret. Secara bulanan, imbal hasil telah turun lebih dari 22 basis poin, didukung oleh penurunan harga minyak lebih dari 20%. ⑵ Amerika Serikat dan Iran sepakat untuk menghentikan aksi permusuhan di kawasan Teluk dan melanjutkan negosiasi di Selat Hormuz, sehingga meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kesepakatan perdamaian sementara. Harga Brent Oil naik tipis menjadi 72,52 dolar AS per barel, dan arus investasi asing diperkirakan akan mencatat rekor bulanan 3 miliar dolar AS pada bulan Juni yang memberikan dukungan tambahan bagi obligasi. ⑶ Namun, risiko musim hujan terus menekan kenaikan pasar obligasi. Hingga 28 Juni, defisit curah hujan di seluruh India meningkat menjadi 43,1%, dan semua wilayah mengalami kekurangan hujan. Para analis menunjukkan bahwa musim hujan yang tidak stabil membawa risiko kenaikan inflasi pangan. Sebelum prospek domestik dan internasional menjadi lebih jelas, imbal hasil obligasi kemungkinan akan tetap berfluktuasi dalam rentang tertentu.
0
0

Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.

PoolX: Raih Token Baru
APR hingga 12%. Selalu aktif, selalu dapat airdrop.
Kunci sekarang!