Institusi: Intervensi Yen Mungkin Menyertai Kenaikan Suku Bunga
Pada 3 Juli, Aninda Mitra dari BNY Mellon Investment Management menyatakan bahwa langkah intervensi yen mungkin akan disertai dengan kenaikan suku bunga yang tidak terduga pada suatu saat tahun ini. "Saya percaya pasar meremehkan kemungkinan terjadinya kenaikan suku bunga sebelum pertemuan Desember, atau peluang adanya beberapa kali kenaikan tahun ini," ujarnya. Beberapa pejabat Bank of Japan menyebutkan bahwa inflasi inti mungkin akan segera naik kembali, menunjukkan bahwa bank sentral memiliki ruang untuk merespons dengan lebih tegas dalam mempercepat langkah pengetatan berdasarkan inflasi. Salah penilaian ini berisiko menyebabkan perubahan mendadak dan menyakitkan dalam dinamika dolar-yen. Pada akhirnya, kebijakan akan tergantung pada bagaimana Bank of Japan menimbang dampaknya terhadap pasar saham, neraca rumah tangga, dan faktor lainnya. Saat ini, sentimen korporasi dan kepercayaan konsumen tampak dalam kondisi baik.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
Barclays: Bank Sentral Inggris memperlambat langkah pengurangan neraca diharapkan dapat meredakan tekanan pasar repo dan obligasi pemerintah Inggris
Strategi dari Barclays menyatakan bahwa rencana Bank of England untuk memperlambat laju penjualan obligasi akan meredakan tekanan pada operasi repo, sekaligus memberikan dukungan bagi obligasi pemerintah Inggris jangka panjang yang sedang mengalami tekanan.
