Federal Reserve akan melepaskan tembakan kedua
Sumber: Lingkaran Intelijen Wall Street
Jika pasar minggu depan diibaratkan seperti sebuah film, maka pemeran utama sebenarnya bukanlah data ekonomi, melainkan risalah rapat Federal Reserve.
Risalah rapat ini akan memberi tahu pasar apa yang dipikirkan Federal Reserve saat rapat di bulan Mei (pertama kali Watson memimpin rapat), dan ini akan menjadi tembakan kedua ke pasar.
Pertama, kemungkinan besar risalah rapat akan bernada hawkish, kurang bersahabat dengan pasar — karena rapat terjadi sebelum data non-farm payroll yang lemah. Saat itu pasar melihat risiko inflasi belum sepenuhnya hilang, dampak harga minyak baru saja berlalu, dot plot masih menunjukkan kecenderungan kenaikan suku bunga. Namun, arah pasar akan tergantung pada bagaimana risalah diinterpretasikan, yaitu apakah menggunakan pola pikir sebelum non-farm atau setelah non-farm.
Kedua, situasi yang benar-benar berbahaya adalah: risalah menunjukkan bukan "segelintir anggota" yang hawkish, tetapi "mayoritas anggota" sudah serius mendiskusikan kenaikan suku bunga dalam waktu dekat. Maka dollar dan yield US Treasury 2 tahun akan rebound, emas akan terkoreksi.
Ketiga, pasar akan semakin fokus pada "apakah ada perpecahan internal". Watson mengatakan Juli akan ada "family fight", jadi hal terpenting dalam risalah bukan apakah kata-katanya hawkish atau dovish, tetapi apakah komite telah terbagi menjadi dua kubu:
Satu kubu khawatir inflasi belum selesai;
Satu kubu khawatir lapangan kerja mulai menurun.
Jika risalah menunjukkan adanya perbedaan besar, pasar akan menganggap kebijakan ke depan semakin bergantung pada data dan volatilitas suku bunga akan terus meningkat. Hasil ini tidak selalu mendorong dollar naik, tapi bisa meningkatkan volatilitas aset.
Keempat, selain risalah rapat, ada dua aktor pendukung — ISM sektor jasa dan lelang US Treasury.
Jika ISM sektor jasa kuat, pasar akan kembali yakin ekonomi Amerika masih resilien, peluang kenaikan suku bunga bisa naik lagi.
Jika ISM sektor jasa lemah, penilaian "penurunan lapangan kerja bukan kebetulan" akan diperkuat, dollar terus tertekan, emas diuntungkan.
Lelang US Treasury menentukan apakah yield jangka panjang bisa tetap stabil. Saat ini yield 10 tahun masih sekitar 4,47%, belum turun signifikan, menunjukkan pasokan fiskal dan premium tenor masih menekan pasar obligasi. Jika lelang kurang baik, emas dan saham teknologi akan tertekan, karena real yield bisa rebound.
Risalah rapat minggu depan lebih seperti "gema hawkish", belum tentu bisa mengubah arah pasar. Yang benar-benar bisa mengubah arah adalah apakah ia cukup kuat untuk menutupi dampak yang ditimbulkan oleh non-farm payroll.
Disclaimer: Konten pada artikel ini hanya merefleksikan opini penulis dan tidak mewakili platform ini dengan kapasitas apa pun. Artikel ini tidak dimaksudkan sebagai referensi untuk membuat keputusan investasi.
Kamu mungkin juga menyukai
"Ketentraman" menjadi norma baru di pasar valuta asing: Jual volatilitas, lakukan arbitrase, tetapi lembaga memperingatkan kemungkinan "bom waktu" telah ditanam
"Mode 'tidak akan terjadi apa-apa' menjadi norma baru bagi para trader forex."
Penemuan tambang berkesinambungan sepanjang 905 meter! Potensi sumber daya emas-tembaga Auro Metals kembali terbukti, eksplorasi tahap kedua mendorong pertumbuhan jangka panjang
Auro Metals Inc. kembali mengumumkan berita eksplorasi penting, dengan fase pertama pengeboran tambang tembaga-emas Santa Barbara sekali lagi mencapai hasil terobosan.
JPMorgan: Kenaikan suku bunga tidak cukup untuk mengakhiri tren naik saham AS, suku bunga jangka panjang, kebijakan fiskal, dan geopolitik adalah risiko yang sebenarnya
JPMorgan berpendapat bahwa kenaikan suku bunga tidak berarti akhir dari logika kenaikan pasar saham AS, karena belanja modal AI dan laba perusahaan masih dapat menopang pasar ekuitas. Namun, defisit fiskal, pasokan obligasi, dan risiko geopolitik akan terus mendorong kenaikan imbal hasil obligasi jangka panjang. Hal yang benar-benar perlu diwaspadai adalah jika imbal hasil obligasi AS 10 tahun dengan cepat mendekati 5,5%-6%; pada saat itu, tekanan terhadap saham-saham pertumbuhan dengan valuasi tinggi kemungkinan akan meningkat secara signifikan.
Solidigm, anak perusahaan SK hynix (SKHY.US), mempertimbangkan membangun pabrik NAND di Amerika Serikat, tetapi masih ada hambatan biaya dan politik
Menurut sumber yang mengetahui, anak perusahaan SK Hynix (SKHY.US), Solidigm, sedang mempertimbangkan pembangunan pabrik chip flash NAND di Amerika Serikat.
